Burnley vs Tottenham 1-0: Antonio Conte Frustrasi, Minta Dipecat!

Antonio Conte meminta manajemen klub mengevaluasi dirinya dan para pemain usai hasil buruk di laga Burnley vs Tottenham.

Burnley vs Tottenham 1-0: Antonio Conte Frustrasi, Minta Dipecat!
Ekspresi Antonio Conte dalam laga Burnley vs Tottenham di Turf Moor, Kamis 24 Februari 2022.

INILAHKORAN, Bandung- Antonio Conte rupanya benar-benar terpukul dengan kekalahan di laga Burnley vs Tottenham Hotspur. Dia minta dipecat?

Antonio Conte menyampaikan pernyataan mengejutkan usai duel Burnley vs Tottenham Hotspur di Turf Moor, Kamis 24 Februari 2022.

Gol tunggal kapten Burnley, Ben Mee membuat Tottenham besutan Antonio Conto mengalami empat kekalahan dalam lima laga terakhirnya.

Baca Juga: Liverpool vs Leeds 6-0, Sedang Menggebu-gebu Kejar Man City, Jurgen Klopp?

Hasil minor, ini juga membuat The Lilywhites-julukan Tottenhan- semakin berat untuk mengejar asa mereka finis di posisi empat besar akhir musim nanti.

"Sungguh malam yang berat. Bukan hanya malam ini, tapi dalam lima pertandingan terakhir kami kalah empat kali," kata Conte selepas laga seperti dikutip dari Sky Sports.

"Itu artinya harus ada evaluasi tentang klub ini, tentang status saya, sebab bagi saya pribadi rasanya begitu frustrasi kalah empat kali dari lima laga," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Usai Lee Sang Yeob, Mijoo dan Jessi 'The Sixth Sense 3' Juga Dinyatakan Positif Covid-19

Conte menyampaikan permohonan maaf kepada suporter, karena menurutnya mereka tidak pantas berada dalam situasi seperti ini.

"Tapi ketika anda kalah empat kali dari lima kali main, artinya klub harus melakukan evaluasi, berbicara bersama, untuk memahami apa solusi terbaik," katanya.

"Di situasi semacam ini pemain selalu sama di sebuah klub, sementara pelatih berganti, tapi pemainnya tetap sama, dan hasil juga tidak berubah," ujar Conte menambahkan.

Baca Juga: Kota Bogor Ditunjuk Tuan Rumah Festival HAM 2022, Bima Arya Bakal Suguhkan Gelaran Seni Budaya

Conte tiba di Tottenham sejak 2 November menggantikan Nuno Espirito Santo dan sempat mengawali tenornya dengan catatan nirkalah dalam sembilan pertandingan pertama di liga.

Bulan madu itu berakhir saat kalah melawan Chelsea di Stamford Bridge pada 23 Januari lalu dan sejak itu Tottenham melewati kalah tiga kali lagi dalam total lima pertandingan.

Pada bursa transfer musim dingin kemarin Conte mendapatkan dua tenaga tambahan dengan kedatangan Rodrigo Bentancur dan Dejan Kulusevski dari Juventus. Kulusevski bahkan mencetak gol saat Tottenham menghentikan tren gemilang Manchester City akhir pekan lalu.

"Saya datang untuk memperbaiki keadaan, tapi mungkin sekarang saya tidak tahu. Saya tidak terlalu bagus dalam melakukannya," katanya.

Baca Juga: Kembali Lakukan Aktivitas yang Telah Dijadwalkan, Yeonjun TXT Pulih Sepenuhnya dari Covid-19

"Sungguh membuat frustrasi. Bekerja keras, bekerja terus dan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain. Saya terlalu jujur untuk menutup mata," ujar Conte menambahkan.

Conte mengaku siap memikul tanggung jawab apapun apabila manajemen ingin mengambil keputusan, terlebih secara frontal ia merasa Tottenham tampil seperti tim yang berjuang menghindari degradasi.

"Di lima pertandingan terakhir, kami main seperti tim zona degradasi, itu kenyataannya, mungkin ada yang salah," kata Conte.

Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Cimahi Kamis 24 Februari 2022

"Saya ingin mengambil tanggung jawab, jika ada, saya siap untuk semua keputusan. Saya ingin membantu Tottenham sejak hari pertama tiba. Bahkan untuk menerima gaji rasanya tidak tepat sekarang," tutup Conte.

Tottenham saat ini berada di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 39 poin disertai dua laga simpanan yang belum dimainkan.

Akhir pekan nanti Conte dijadwalkan akan mendampingi Tottenham melawat ke Elland Road menghadapi Leeds United pada Sabtu (26/2).


Editor : inilahkoran