Buruan! Ini Daftar Kereta Api Tambahan yang Masih Tersedia dengan Diskon Tiket 30% hingga 31 Juli 2025
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati diskon tiket kereta api sebesar 30% khusus untuk kelas Ekonomi Komersial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - PT kereta api Indonesia (Persero) masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati diskon tiket kereta api sebesar 30% khusus untuk kelas Ekonomi Komersial.
Promo menarik ini berlaku untuk jadwal perjalanan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025, dan bisa dipesan hingga akhir bulan Juli.
Promo ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk memperluas akses transportasi terjangkau sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.
Hingga Jumat, 18 Juli 2025 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat sudah terjual 3.003.636 tiket dari total 3.529.612 kursi promo yang tersedia. Dengan tingkat okupansi mencapai 85%, masih ada kursi tersisa bagi masyarakat yang ingin bepergian hemat.
5 kereta api Tambahan dengan Kursi Promo Masih Tersedia
Bagi calon penumpang yang belum memesan, berikut daftar 5 kereta api tambahan yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk dalam periode promo:
- KA Cirebon Fakultatif (rute Cirebon – Gambir pulang pergi)
- KA Tambahan Lempuyangan – Pasarsenen
- KA Tambahan Pasarsenen – Lempuyangan
- KA Tambahan Pasarsenen – Solo
- KA Tambahan Solo – Pasarsenen
Tiket promo ini bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.KAI.id. Proses pemesanan sepenuhnya digital, mudah, dan aman.
Komitmen KAI untuk Layanan Inklusif dan Ekonomis
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa program tarif promo ini bukan sekadar strategi penjualan, melainkan juga bentuk komitmen korporasi dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pemerataan pembangunan nasional.
“Setiap kursi promo adalah langkah nyata untuk mendekatkan akses transportasi kepada masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor transportasi,” ujar Anne.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan kereta api sebagai moda transportasi andalan memiliki multiplier effect yang luas, termasuk mendorong pertumbuhan UMKM, pariwisata, dan sektor informal di sekitar stasiun.
“Program ini mencerminkan pendekatan customer-centric KAI yang inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas,” tutup Anne.
Editor : Firda Rachmawati

