Dampak Gempa Pangandaran 5,3 M, KAI Daop 2 Sempat Hentikan 6 Perjalanan Kereta Api

KAI Daop 2 Bandung memberlakukan penghentian darurat pada enam perjalanan kereta api pascagempa M 5,3 Pangandaran guna memeriksa keamanan jalur rel dan jembatan

Dampak Gempa Pangandaran 5,3 M, KAI Daop 2  Sempat Hentikan 6 Perjalanan Kereta Api
ereta Serayu yang berhenti darurat di Stasiun Cipendeuy. (ANTARA

INILAHKORAN.ID - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memberlakukan prosedur penghentian darurat terhadap enam rangkaian perjalanan kereta api pascagempa bumi bermagnitudo 5,3 yang mengguncang kawasan barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026) malam.

Guncangan gempa yang terjadi pukul 21.55 WIB pada kedalaman 18 kilometer (km) tersebut dirasakan cukup kuat di sejumlah perlintasan vital Daop 2 Bandung, mulai dari lintas Nagreg–Banjar, Cibatu–Garut, hingga Cipatat–Gandasoli.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengonfirmasi Pusat Pengendali Operasi kereta Api (Pusdalopka) langsung menginstruksikan seluruh KA di lintas terdampak untuk Berhenti Luar Biasa (BLB), baik di stasiun maupun di tengah petak jalan.

"Keselamatan merupakan prioritas utama. Begitu menerima informasi terjadinya gempa, kami langsung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api. Petugas prasarana dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lainnya sebelum kereta kembali diizinkan melintas," ujar Kuswardojo di Bandung, Kamis (06/08/2026).

Daftar kereta Api yang Sempat Diberhentikan

Selama proses penyisiran dan pemeriksaan infrastruktur berlangsung, tercatat ada enam rangkaian perjalanan kereta api yang dihentikan sementara:

KA (306) Parcel Selatan: Tertahan di Stasiun Banjar.

KA (300) Cikuray: Tertahan di Stasiun Leles.

KA (292) Kutojaya Selatan: Berhenti di petak jalan Cibatu–Warungbandrek KM 217+900.

KA (72) Mutiara Selatan: Berhenti di petak jalan Cipeundeuy–Cirahayu KM 237+000.

KA (350) Commuter Line Garut: Tertahan di Stasiun Wanaraja.

KA (PLB 80B) Lodaya & KA (PLB 287A) Serayu: KA Lodaya berhenti di petak jalan Manonjaya–Ciamis KM 289+200, sedangkan KA Serayu tertahan di Stasiun Cipeundeuy.

Pemeriksaan Tuntas, Jalur Dipastikan Aman

Kuswardojo menyadari langkah penghentian darurat ini memicu potensi keterlambatan jadwal kedatangan. Namun, keputusan tersebut diambil murni demi keselamatan jiwa para penumpang.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan akibat potensi keterlambatan ini. Langkah tegas harus kami ambil demi memastikan seluruh perjalanan berlangsung selamat, aman, dan nyaman," ungkapnya.

Tim prasarana KAI Daop 2 Bandung melakukan pemeriksaan ketat di sepanjang jalur rel untuk memastikannya bebas dari pergeseran struktur, tanah longsor, maupun kerusakan konstruksi pada jembatan dan terowongan.

Berdasarkan hasil penyisiran akhir, jajaran petugas memverifikasi bahwa tidak ditemukan kerusakan pada prasarana maupun infrastruktur operasional. Saat ini, seluruh perjalanan kereta api yang sempat dihentikan telah kembali dioperasikan secara normal.


Editor : Ahmad Sayuti