INILAH,Bandung- Satlantas Polres Bandung menduga Kramat Djati yang terguling di Cipeutag Jalan Raya Bypass Cikopo Cicalengka Kabupaten Bandung, sudah berusia tua.
Bus tersebut terguling sehingga menyebabkan dua penumpangnya tewas. Pihak kepolisiam belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Saat ini petugas Dinas Perhubungan tengah melakukan pengecekan mesin, untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
"Umur bus lumayan tua, harus diperiksa dulu apakah ada masalah atau tidak dengan mekanisme dan sistemnya. Sebenarnya apakah (karena) teknis kendaraan atau human error (kesalahan manusia)," kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Hasby Ristama, Rabu (6/2/19)
Menurutnya, petugas Dinas Perhubungan saat ini tengah mengecek mesin untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Proses evakuasi bus tidak langsung dilakukan sebab terlebih dahulu harus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hal itu dilakukan untuk memastikan pemeriksaan bisa lebih rinci dan jelas. Sehingga penyebabnya bisa diketahui.
Dirinya mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pencarian terhadap sopir Bus Kramat Jati. Sebab saat polisi tiba di TKP, sopir bernama Asep sudah tidak berada di lokasi. Sementara itu, proses evakuasi semua korban bus yang terguling sudah berhasil dilakukan.
Ia mengatakan, sebanyak 13 penumpang yang berada di bus tersebut mengalami kecelakaan. Dua diantaranya meninggal dunia. Semuanya katanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka.
Korban yang meninggal teridentifikasi bernama Saimun bin Matbasri (42), warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Sementara satu korban lainnnya belum diketahui identitasnya. Sementara itu, seorang pelajar asal Kabupaten Cianjur, Aida (10) mengalami luka berat.