Buya Yahya: Jangan Sampai Sibuk Puasa Ramadhan Tapi Lupa Shalat!

Buya Yahya mengingatkan agar umat muslim tetap menjalankan sholat saat berpuasa

Buya Yahya: Jangan Sampai Sibuk Puasa Ramadhan Tapi Lupa Shalat!

INILAHKORAN - Bulan Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, pendakwah Buya Yahya menyoroti fenomena yang kerap terjadi, yaitu banyaknya orang yang begitu bersemangat menjalankan puasa tetapi justru melupakan kewajiban shalat lima waktu.

Buya Yahya memahami bahwa menjalani puasa di bulan Ramadhan bukanlah perkara mudah. Banyak ujian yang dihadapi, termasuk rasa lelah dan kantuk yang kadang membuat seseorang lupa melaksanakan shalat. Namun, ia mengingatkan bahwa puasa tanpa shalat tetap bukanlah hal yang benar dalam ajaran Islam.

"Alhamdulillah jika masih ada orang yang mau berpuasa, meskipun ia sering meninggalkan shalat," ujar Buya Yahya dalam kajiannya di kanal YouTube Al Bahjah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sikap seperti ini tetap tidak dibenarkan dan harus diperbaiki.

Sebagaimana diketahui, puasa Ramadhan berlangsung selama 29 hingga 30 hari, di mana umat Muslim wajib menahan lapar, dahaga, serta hawa nafsu sejak adzan Subuh hingga terbenamnya matahari.

Ramadhan sejatinya bukan hanya ajang menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk shalat lima waktu.

Buya Yahya menyoroti bagaimana sebagian orang masih lebih mengutamakan puasa dibanding shalat. Meski demikian, ia menilai bahwa orang-orang ini setidaknya masih memiliki niat untuk menjalankan perintah Allah SWT, yang menunjukkan adanya keimanan dalam hati mereka.

"Yang lebih parah adalah ketika seseorang tidak hanya meninggalkan shalat, tetapi juga meninggalkan puasa," tegasnya.

Meskipun demikian, Buya Yahya tetap menekankan bahwa kedua ibadah ini harus dijalankan bersamaan. Ramadhan adalah kesempatan emas bagi umat Muslim untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya, sehingga tidak seharusnya hanya berfokus pada satu ibadah dan mengabaikan yang lainnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan tentang bahaya meninggalkan shalat fardhu, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Menurutnya, meninggalkan shalat lima waktu dengan kesadaran penuh termasuk dalam dosa besar yang harus dihindari.

Lebih lanjut, Buya Yahya berpesan agar masyarakat tidak mudah menghakimi orang lain yang tetap menjalankan puasa meskipun belum sempurna dalam shalatnya. Sebaliknya, mereka harus diajak dan diingatkan dengan cara yang baik.

"Kalau ada yang masih berpuasa, kita harus bersyukur. Jangan malah dicemooh dengan mengatakan, 'puasa tapi nggak shalat, buat apa?' Sebaiknya kita mengajak mereka dengan penuh kelembutan," ujarnya.

Sebagai pendakwah, ia menekankan pentingnya sikap saling menasihati dalam kebaikan. Jika menemui orang yang berpuasa tetapi belum menjaga shalatnya, hendaknya mereka terus diberi dorongan agar bisa melaksanakan kedua ibadah tersebut dengan seimbang.

"Ada yang shalat lima waktu tapi tidak puasa, ada yang puasa tapi tidak shalat. Itu masih lebih baik dibandingkan dengan yang sama sekali tidak melaksanakan keduanya," tandasnya.

Dengan demikian, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk tidak hanya fokus pada satu ibadah saja, tetapi berusaha menjalankan seluruh perintah Allah SWT dengan sebaik-baiknya, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.


Editor : Firda Rachmawati