Buya Yahya Jelaskan Soal Ungkapan 'Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu' Juga Berlaku untuk Ibu Tiri
Bukan hanya ibu kandung, kalimat "Surga di bawah telapak kaki ibu" ini juga berlaku untuk ibu tiri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Kalimat "Surga di bawah telapak kaki ibu" sudah menjadi ungkapan yang umum kita dengar. Dengan ungkapan ini, kita diajarkan untuk menghormati dan mencintai kedua orang tua, terutama ibu.
Ungkapan itu pun membuat seseorang akan berpikiran tentang sosok ibu kandung. Namun, apakah kalimat tersebut masih berlaku untuk ibu tiri?
Bukan hanya ibu kandung, kalimat "Surga di bawah telapak kaki ibu" ini juga berlaku untuk ibu tiri. Begini penjelasan dari ulama, Buya Yahya.
Dilansir dalam video di YouTube Al Bahjah TV, salah seorang jemaah kepada Buya Yahya apakah surga bisa dipindahkan ke telapak kaki ibu tiri setelah ibu kandung meninggal.
Ulama asal Blitar itu menjelaskan bahwa surga terletak di telapak kaki ibu yang telah melahirkan kita, seperti yang disebutkan dalam hadis.
Kami harus memberikan hormat kepada ibu lebih dahulu daripada kepada ayah.
"Dialah (ibu) orang yang harus kau hormati tiga kali melebihi daripada ayahandamu. Dialah orang yang harus kau dahulukan tiga kali melebihi daripada ayahandamu," kata Buya Yahya.
Akan tetapi, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa kita perlu menghormati sosok ibu tiri.
"Adapun ibu tiri, kita wajib menghormati dan memuliakan mereka karena dia adalah orang yang dinikahi oleh ayahanda kita," tuturnya.
Apabila seorang anak tidak memperlakukan ibu tirinya dengan baik, itu juga dianggap sebagai tidak menghargai ayahnya.
Buya Yahya juga menyatakan bahwa penghormatan seorang anak kepada ibu tirinya adalah bentuk penghormatan kepada ayahnya.
"Berbaktimu kepada ibu tirimu sesungguhnya berbakti kepada ayahmu," ujarnya.
Meski surga tetap berada di bawah telapak kaki ibu kandung, kita tidak boleh merendahkan atau menyakiti ibu tiri kita.
Editor : Firda Rachmawati
