Buya Yahya: Doa Muslimah Minta Rezeki dan Jodoh Perlu Diperbaik

Begini kata Buya Yahya saat muslimah berdoa meminta rezeki dan jodoh.

Buya Yahya: Doa Muslimah Minta Rezeki dan Jodoh Perlu Diperbaik

INILAHKORAN - doa merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dianjurkan dalam Islam. Namun menurut KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, masih banyak muslimah yang kurang tepat dalam menyampaikan doa, terutama saat memohon rezeki dan jodoh.

Ia mengingatkan bahwa meskipun doa tidak memiliki tata cara yang baku, isi dan tujuannya tetap perlu diperhatikan agar sesuai dengan peran seorang wanita dalam Islam.

Dalam ceramahnya yang disampaikan melalui kanal YouTube resminya, Buya Yahya menyoroti kebiasaan sebagian perempuan yang memanjatkan doa agar diberi pekerjaan dengan penghasilan tinggi demi membantu keluarga. Meski niat tersebut tidak salah, Buya menilai ada bentuk doa yang lebih utama bagi seorang wanita muslimah.

“Biasanya yang didoakan: ‘Ya Allah, semoga aku dapat pekerjaan yang gajinya tinggi, bisa bantu ibu, bisa bantu keluarga.’ doa seperti itu tidak keliru, tapi ada doa yang lebih sesuai dengan posisi wanita dalam Islam,” ujar Buya.

Ia menyarankan agar perempuan lebih mengutamakan doa meminta jodoh yang baik dan mampu membimbing serta mencukupi kebutuhan hidup. Menurutnya, Islam tidak mewajibkan perempuan untuk menjadi pencari nafkah, sehingga lebih utama memohon dikaruniai suami yang mampu memuliakan istri.

“Lebih baik doanya: ‘Ya Allah, kirimkan kepadaku suami yang bisa memuliakanku, memanjakanku, menyayangiku, dan mencukupiku,’” tutur Buya Yahya.

Buya pun menegaskan bahwa wanita muslim seharusnya tidak merasa bersalah jika berdoa untuk mendapatkan suami yang mampu menafkahi dan memperlakukan mereka dengan penuh kasih. Baginya, hal tersebut sejalan dengan nilai-nilai dalam Islam mengenai kedudukan dan tanggung jawab seorang suami.

“Kalau bisa dimuliakan dan tidak harus bekerja, mengapa tidak? Itu justru doa yang lebih utama,” tegasnya.

Pesan Buya Yahya ini ditujukan sebagai pengingat agar kaum muslimah yang masih menantikan jodoh tidak hanya fokus pada pencapaian materi semata, tetapi juga memohon pasangan hidup yang saleh, bertanggung jawab, dan dapat menjadi pemimpin rumah tangga yang baik.


Editor : Firda Rachmawati