Cabor Panahan Porprov XV Jabar 2026 Ketat, Diikuti Atlet Asian Games dan Olimpiade
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pertandingan cabor panahan Porprov XV Jabar 2026 resmi dimulai di lapangan sepakbola GOR Pajajaran, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (3/11/2026).
Hari pertama pelaksanaan kompetisi diikuti ratusan atlet pemanah terbaik se-Jabar sehingga kekuatan tiap wilayah cukup merata.
Ketua Panitia Cabor Panahan Porprov XV Jabar 2026 Muhammad Rizal Barnadi menuturkan, rangkaian kejuaraan panahan ini diproyeksikan berlangsung cukup panjang hingga 10 November 2026 mendatang.
"Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama lomba panahan Porprov XV. Dari pagi hingga saat ini berjalan dengan lancar, didukung oleh cuaca yang cukup baik. Pertandingan berlangsung hingga 10 November atau satu minggu ke depan," ungkap Rizal.
Rizal menerangkan, total peserta yang berlaga mencapai 226 atlet putra dan putri yang mewakili hampir seluruh wilayah dari 23 kabupaten/kota di Jabar. Peta kekuatan di arena memanah sangat merata dan kompetitif.
"Hal ini tidak lepas dari kehadiran atlet-atlet nasional papan atas, termasuk pemanah yang berpengalaman berlaga di pentas internasional seperti Asian Games hingga Olimpiade," terangnya.
"Persiapan dari masing-masing daerah sangat matang melalui pemusatan latihan dan try out. Dari skor yang tercipta, hasilnya sangat merata dan ketat. Kami harapkan dari Porprov ini lahir atlet berprestasi untuk tingkat nasional," tambah Rizal.
Rizal menjelaskan, sejauh ini, dominasi perolehan skor tertinggi sementara dipimpin oleh kontingen dari Kota Bekasi, Kota Bandung, serta Kabupaten Bogor yang mengandalkan atlet Pelatnas. Ada empat medali emas beregu diperebutkan hari pertama. Pada nomor Recurve, Kota Bekasi dan Kota Bandung masing-masing telah berhasil mengamankan satu medali emas.
"Sementara pada sore harinya, nomor Compound memperebutkan dua medali emas tambahan, di mana Upacara Penyerahan Pengalungan Medali (UPP) dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026," jelasnya.
Rizal membeberkan, terkait peta kekuatan tim tuan rumah, bahwa Kota Bogor menurunkan sebanyak 7 atlet pilihan dari kuota awal 8 orang karena satu atlet berhalangan hadir.
"Kota Bogor menurunkan 7 atlet, terdiri dari 3 orang di nomor standar nasional, 2 orang di nomor compound putri, dan 2 orang di nomor recurve putra," bebernya.
Editor : Doni Ramdhani

