Cara Taubat dari Ghibah Supaya Diterima, Ustadzah Oki Setiana Dewi: Allah juga Ampuni
Cara taubat dari ghibah tidak hanya meminta maaf terhadap Allah, tapi juga kepada orang yang dighibahi tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Cara taubat dari ghibah tidak hanya meminta maaf terhadap Allah, tapi juga kepada orang yang dighibahi tersebut.
Ustadzah Oki Setiana Dewi dalam akun Tiktoknya @okisetianadewi13 menceritakan satu kisah orang taubat dari ghibab dengan cara meminta maaf terhadap orang yang dighibahinya.
Setelah bertaubat kepada Allah, ia meminta maaf terhadap orangyang dighibahi lalu orang tersebut malah meminta untuk menabur bulu ayam disepanjang jalan pasar.
Baca Juga: Resmikan Pasar Pasalaran, Ridwan Kamil : Butuh 5 Tahun Revitalisasi Pasar Ini
“Anehnya orang yang meminta maaf pun mengikuti perintah tersebut demi bisa dimaafkan,” jelas Ustadzah Oki Setiana Dewi.
Setelah menabur bulu ayam, orang yang dighibahi malah meminta bulu tersebut diambil atau dipungut kembali.
“Orang yang meminta maaf heran dan berkata “mana bisa?Bulunya sudah tersebar kemana-mana”,” ceritanya.
Nah seperti itu lah ibaratnya jika kita mengghibahi seseorang, keburukannya sudah menyebar dan tidak bisa kita kembalikankeadannya seperti semula.
Lalu bagaimana cara taubat dari ghibah yang dianjurkan?
Setelah taubat dan meminta maaf, tugas kita selanjutnya adalahmenyebarkan berita baik orang yang dighibahi tersebut kepadasemua orang.
“Supaya berita buruk sebelumnya berubah menjadi berita baik,” lanjutnya.
Ketika semuanya dilakukan, taubat akan diterima, maaf pun akan didapatkan, dan berita baik akan tersebar. Itulah cara taubat dari ghibah yang Islam anjurkan.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

