Carmen Hearts2Hearts Diperlakukan Tak Adil oleh Agensi, Fans Kirim Truk Protes ke SM
Penggenar kirim truk protes ke gedung SM karena agensi tersebut perlakukan Carmen Hearts2Hearts secara tidak adil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - agensi SM Entertainment kini mendapat truk protes yang dikirim oleh penggemar Carmen Hearts2Hearts.
Baru-baru ini, perlakuan agensi terhadap Carmen Hearts2Hearts, memicu kecaman online di tengah comeback grup tersebut dengan mini album kedua mereka, 'Lemon Tang'.
Dalam foto-foto konsep album baru tersebut, banyak yang merasa bahwa pakaian Carmen Hearts2Hearts berbeda dari member lainnya dan menyimpang dari konsep album.
Hal ini memicu reaksi negatif dari para penggemar, dengan beberapa di antaranya mengklaim bahwa SM memiliki sejarah panjang dengan "xenofobia."
Baru-baru ini, para penggemar Carmen Hearts2Hearts mengirimkan truk-truk protes ke depan kantor agensi tersebut, menuntut perlakuan yang adil.
Mereka menuntut agar Carmen Hearts2Hearts mendapatkan porsi eksposur yang sama seperti member lainnya.
“Berikan Carmen gaya dan pakaian yang sama untuk promosi 'Lemon Tang'”
“Berikan dia perlakuan, eksposur, dan kesempatan yang sama seperti anggota lainnya untuk kegiatan resmi grup.”
“Jaminan jumlah waktu tayang di layar, waktu di panggung, dan bagian vokal yang sama.”
"Mengapa hanya Carmen yang mengenakan celana panjang sementara semua member mengenakan celana pendek? Apakah kalian akan menerapkan gaya yang sama untuk siaran musik? SM perlu meninjau kembali gaya penataan busana para stylist."
Para netizen sepakat bahwa desainnya tidak sesuai dengan konsepnya, tetapi terkejut ketika para penggemar mengirimkan truk protes untuk hal itu.
“Pakaiannya sangat buruk. Aku heran kenapa mereka menyuruhnya memakai itu,” “Tidak percaya para penggemar mengirim truk menuntut pameran fisik…”
“Pakaiannya tidak sesuai dengan konsepnya, dan dia terlihat berbeda sendirian sementara semua orang berpakaian seperti musim panas.”
“Ini pertama kalinya saya melihat penggemar meminta agar tubuh mereka diperlihatkan," “Terkadang riasan, rambut, dan penataan gaya terlihat buruk.”***
Editor : Irma Nurfajri

