SM Terus Memperlakukan Giselle aespa dengan Buruk, Penggemar Ungkap Rasa Khawatir
Penggemar khawatir karena SM terus memperlakukan Giselle aespa dengan buruk dan tidak adil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Perlakuan Tidak adil yang dilakukan agensi terhadap salah satu artisnya dalam grup sering kali membuat Penggemar khawatir, dan salah satunya adalah Giselle aespa.
Giselle aespa telah memicu kekhawatiran Penggemar dengan unggahan Instagram terbarunya yang mungkin menunjukkan perasaan terisolasi dan perlakuan Tidak adil dalam grup dan perusahaannya.
Postingan tersebut, yang menampilkan serangkaian foto kasual, menyertakan gambar yang sangat mengejutkan: tangkapan layar pencarian frasa Korea, "telur bebek di Sungai Nakdong."
Idiom ini sering diartikan sebagai seseorang yang kesepian atau Dikucilkan oleh orang lain langsung memicu kekhawatiran di kalangan Penggemar.
Meskipun unggahan tersebut dengan cepat mendapatkan jutaan suka, unggahan tersebut juga memicu diskusi hangat di berbagai komunitas online.
Beberapa Penggemar berusaha mengecilkan situasi tersebut, menduga bahwa Giselle aespa mungkin hanya mempelajari frasa baru.
Namun, semakin banyak yang percaya bahwa unggahan tersebut mengisyaratkan tekanan emosional yang lebih dalam, kemungkinan terkait dengan masalah pengabaian dan diskriminasi yang telah berlangsung lama.
Sejak debut, Giselle aespa telah dikritik karena dianggap sebagai "lubang visual" dari girl grupnya.
Alih-alih membantunya bersinar, Penggemar berpendapat bahwa tim penata gaya SM Entertainment justru mengabaikannya, sering kali mendandaninya dengan pakaian yang kurang menarik dan memberinya gaya rambut yang lebih sederhana dibandingkan member lainnya.
Giselle aespa sering kali ditata dengan pakaian polos dan gaya rambut minimalis, membuatnya lebih terlihat seperti penari latar daripada idola sejati.
Penggemar telah berulang kali menunjukkan contoh-contoh di mana Giselle aespa tampak tidak sinkron dengan member aespa lainnya, entah karena pakaiannya, waktu tampil di layar, atau posisinya selama pertunjukan.
Perlakuan Buruk ini tampaknya melampaui gaya berpakaian. Merek, media, dan bahkan acara musik diduga telah mengecualikan Giselle aespa dari promosi grup.
Dalam beberapa kasus, media Korea mengaburkan wajahnya saat meliput grup, dan merek-merek besar memesan aespa untuk kampanye tetapi hanya menggunakan gambar tiga member lainnya.
Bahkan selama pertunjukan, distribusi dialog dan durasi penampilan Giselle aespa tetap yang terendah di antara member grup, yang memicu frustrasi Penggemar.
Meskipun petisi dan permohonan terus-menerus diajukan kepada SM Entertainment, Penggemar mengklaim bahwa hanya sedikit yang berubah.
Meskipun Giselle aespa belum mengeluarkan pernyataan langsung, Instagram Story-nya baru-baru ini telah membuat Penggemar sangat khawatir.
Banyak yang kini mempertanyakan kesehatan mentalnya dan mendesak SM Entertainment untuk bertanggung jawab.
Waktunya sangat mengkhawatirkan mengingat aespa sedang bersiap untuk comeback.
Para Penggemar menuntut perubahan segera, menuntut perusahaan memastikan semua member, termasuk Giselle aespa, menerima perawatan, dukungan, dan perhatian yang setara.***
Editor : Irma Nurfajri


