Edit Belahan Dada Giselle aespa Menjadi Rata, SM Dikecam Penggemar

SM dikecam penggemar setelah mengedit foto Giselle aespa secara berlebihan pada bagian belahan dada sang idola.

Edit Belahan Dada Giselle aespa Menjadi Rata, SM Dikecam Penggemar
Foto Giselle aespa yang diedit SM.

INILAHKORAN, Bandung - Giselle aespa kini harus dilindungi penggemar mereka karena ulah agensinya sendi, SM Entertainment.

SM Entertainment saat ini tengah menghadapi kritik setelah penggemar menyadari adanya penyuntingan foto yang berlebihan.

Di mana pada Kartu foto Giselle aespa, khususnya mengenai belahan dadanya, SM telah mengeditnya secara berlebihan.

Kontroversi ini bermula ketika Giselle aespa mengungkapkan versi swafoto dari photocard-nya selama panggilan video fansign baru-baru ini.

Swafoto tersebut, meskipun sedikit berbeda dalam komposisi, sangat mirip dengan photocard resminya yang memiliki pakaian, gaya rambut, riasan, dan sudut yang sama.

Dalam sisipan resmi, Giselle aespa tampil memukau dengan rambut pirang platina dan atasan rompi yang bergaya.

Namun, yang menarik perhatian penggemar adalah perbedaan yang jelas dalam visibilitas Belahan dada Giselle aespa antara swafoto asli dan Kartu yang dibagikan.

Dalam versi yang ditunjukkan Giselle aespa dalam panggilan tersebut, belahan dadanya lebih menonjol dan lebih berisi, menyebabkan banyak orang berspekulasi bahwa SM Entertainment telah mengubah gambar tersebut secara digital untuk memperkecil atau menghapusnya.

Perbandingan itu dengan cepat menjadi viral di X (dulu Twitter), mengumpulkan lebih dari satu juta tampilan, dengan para penggemar mengungkapkan campuran kebingungan dan kekecewaan. 

"Mengapa menyensor sesuatu yang begitu alami?" tanya seorang penggemar. 

"Dia sudah dewasa dan seharusnya bisa mengendalikan cara dia menampilkan dirinya sendiri."

Namun, yang lain memberikan penjelasan alternatif. Ada yang berspekulasi bahwa Giselle aespa mungkin menggunakan binder atau membetulkan kemejanya di antara pengambilan gambar, atau bahwa dia secara pribadi meminta penyuntingan demi alasan kenyamanan atau privasi.

Hingga saat ini, SM Entertainment belum merilis pernyataan resmi, dan tanpa konfirmasi, tidak jelas apakah suntingan tersebut merupakan keputusan perusahaan atau dibuat atas permintaan Giselle aespa.

Meski begitu, insiden tersebut telah memicu diskusi baru seputar otonomi tubuh, kontrol citra, dan representasi perempuan dalam K-Pop, topik yang terus bergema di kalangan penggemar global.***


Editor : Irma Nurfajri