Cimahi Raih Peringkat 5 Besar SPBE di Jawa Barat, Ngatiyana: Bukti Komitmen Transformasi Digital
Kota Cimahi mencatatkan prestasi gemilang dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2024, Kota Cimahi berhasil meraih indeks SPBE sebesar 4,15, menempatkannya di posisi lima besar kategori kabupaten/kota di Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kota Cimahi mencatatkan prestasi gemilang dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2024, Kota Cimahi berhasil meraih indeks SPBE sebesar 4,15, menempatkannya di posisi lima besar kategori kabupaten/kota di Jawa Barat.
"Alhamdulillah, Cimahi berhasil meraih Indeks SPBE sebesar 4,15 pada 2024, menempati posisi kelima terbaik kategori kabupaten/kota di Jawa Barat," kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana belum lama ini.
"Capaian ini menjadi bukti komitmen Cimahi dalam mengimplementasikan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik," sambungnya.
Ngatiyana menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas kegiatan pemerintahan.
Dia mencontohkan, dengan sistem elektronik, kegiatan seremonial dapat dialihkan menjadi pertemuan daring, sehingga lebih hemat namun tetap produktif.
"Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini berdampak pada integrasi sistem sehingga dapat meningkatkan efisiensi. Digitalisasi kita kedepankan agar pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, cepat, dan transparan," jelasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Hendra Gunawan menambahkan bahwa sejumlah inovasi digital telah dikembangkan di Cimahi untuk mendukung SPBE. Di antaranya adalah portal layanan publik PolaKami, aplikasi administrasi kepemerintahan PoladKami, serta WhatsApp Mantap (WA Mantap) sebagai kanal terpadu pelayanan publik melalui media WhatsApp dan aduan masyarakat.
"Layanan ini mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi, menyampaikan keluhan, hingga melakukan administrasi layanan publik pemerintah Kota Cimahi tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan," kata Hendra.
SPBE diharapkan menjadi pintu masuk menuju Cimahi Smart City. Integrasi data dan aplikasi antar perangkat daerah menjadi syarat penting agar tidak terjadi tumpang tindih maupun pemborosan anggaran.
"Dengan komitmen ini, Pemkot Cimahi optimistis mampu mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, sekaligus memperkuat peran Cimahi sebagai salah satu kota percontohan dalam pengelolaan SPBE di Indonesia," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

