Cimahi Terapkan PTM 50 Persen Senin 7 Februari 2022, Buntut Guru dan Siswa Terpapar Covid 19
Kota Cimahi bakal memberlakukan PTM 50 persen mulai Senin 7 Februari 2022 menyusul lonjakan kasus Covid 19.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pembelajaran Tatap Muka atau PTM di Kota Cimahi akhirnya kembali dibatasi, buntut beberapa guru dan siswa terpapar Covid 19.
PTM di Cimahi akan berlangsung 50 persen mulai Senin 7 Februari 2022 setelah beberapa guru dan siswa terkonfirmasi positif Covid 19.
"Saat ini kami menemukan guru dan siswa yang terkonfirmasi positif terpapar virus COVID-19," kata Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana terkait PTM 50 persen di daerahnya.
Baca Juga: Sinopsis Deretan Film Baru di Bulan Februari, 'Casablanca Beats' hingga 'Aline' Tayang di KlikFilm
Ia menyebut, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, tercatat ada 34 warga Kota Cimahi yang terkonfirmasi aktif positif Covid-19 dengan rincian, sebanyak 30 orang menjalani isolasi mandiri dan 4 orang dirawat di rumah sakit.
"PTM di Kota Cimahi kembali digelar terbatas 50 persen lagi, tidak 100 persen mulai Senin," sebutnya.
Menurutnya, langkah tersebut diambil guna mencegah adanya kluster Covid-19 di lingkungan sekolah. Terlebih, kini virus COVID-19 disebut-sebut sudah memasuki puncak ketiga.
Baca Juga: Ini Beberapa Gejala yang Pasti Dialami Pasien Omicron, Tak Hanya Batuk Pilek
"Kami ambil langkah itu untuk menyelamatkan anak anak kita. Jangan sampai ada kluster di sekolah. Kami berjaga-jaga jangan sampai dengan dibukanya PTM 100 persen menambah kasus penularan Covid-19," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi, Harjono mengatakan, pihaknya bakal segera melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut.
Ia menilai, kebijakan PTM 50 persen tidak akan jauh berbeda dengan penerapan sebelumnya.
"Besok saya akan rapat dengan MKKS, dan M3K, untuk menyosialisasikan kebijakan ini, karena kan tidak serta merta ketika keputusan itu dilakukan, sudah langsung berjalan," katanya.
Baca Juga: Seorang Ibu Laporkan Anak Tiri ke Polisi Terkait Saham Perusahaan
Kendati sempat diterapkan, jelas dia, pelaksanaan di lapangan akan kembali disesuaikan. Dari mulai jadwal, hingga pengaturan kelompok belajar.
"Sekolah punya waktu beberapa hari untuk mengatur jadwal ulang lagi," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bakal terus memantau perkembangan kasus COVID-19. Jika terjadi lonjakan maka dimungkinkan PTM 100 persen akan diterapkan.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Cimahi Jumat 4 Februari 2022
"Kami akan diterapkan adalah 50 persen dulu. Karena kalau langsung daring semua, kelihatannya akan berat buat yang baru masuk sekolah," tandasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

