Ciptakan Bandung Tentram, Forum Warga Tolak Kerusuhan
Forum Warga Kota Bandung menolak peristiwa kericuhan dan kerusuhan di Kota Bandung akibat unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Forum Warga Kota Bandung menolak peristiwa kericuhan dan kerusuhan di Kota Bandung akibat unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Pasalnya, Kota yang dijuluki sebagai Kota Kembang selama ini tentram dan damai, seolah terkoyak dengan adanya aksi kericuhan yang mewarnai penyampaian aspirasi dari berbagai elemen.
Koordinator Forum Warga Kota Bandung Budi Hermansyah menolak adanya perusuh yang mendompleng penyampaian aspirasi mahasiswa. Selain mengganggu, aksi perusuh juga sangat merugikan.
"Kami menolak dengan adanya perusuh ini. Kegiatan ekonomi terganggu, kami merasa terganggu fasilitas publik Bandung banyak yang di rusak, tapi gara-gara perusuh ini jadi terganggu, misalnya mau ke Rumah Sakit, mau belanja apapun gegara perilaku ini," ucap Budi, Rabu (2/10).
Akibat dari kerusuhan tersebut Budi merasa prihatin apa yang terjadi akhir-akhir ini. Demo yang tadinya berlangsung damai, kondusif, tiba-tiba berubah menjadi anarkis, rusuh dalam setiap pelaksanaanya.
"Tidak jelas apa tuntutanya," singkat Budi.
Forum Kerjasama DKM Ustad Saeful menuturkan gejolak aksi yang terjadi sekarang jauh dari Ahlaktul Karimah. Masyarakat Kota Bandung yang memiliki kearifan lokal seperti santun, tidak mengenal kekerasan, tidak anarkis dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan.
"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Bandung, mari kita sama-sama bersabar, menurunkan emosi dan kita mengingatkan kepada masyarakat bahwa hal itu bukan cerminan daripada orang-orang yang beragama. Bukan ciri orang Bandung yang cinta damai,"ujarnya.
Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), Dwi Subawanto mengatakan aksi unjukrasa akhir-akhir ini cenderung mengarah ke aksi anarki. Ia juga sangat menyayangkan belum maksimalnya upaya pemerintah daerah maupun stakeholder, memberikan warning agar pelajar tidak ikut berunjukrasa.
"Dan selalu begitu waktu habis ada gerombolan baru masuk yang membuat kerusuhan. Apakah itu mahasiswa apakah itu pakai seragam siswa ya itu mau di Jakarta mau di Bandung khususnya kota Bandung," tambahnya. (Okky Adiana)
Editor : JakaPermana

