Cirebon Siaga Cuaca Ekstrem hingga April 2026, Warga Diminta Tetap Waspada
BPBD Kota Cirebon tetapkan status siaga cuaca ekstrem hingga April 2026. Warga diimbau waspada banjir, tanah longsor, dan angin kencang, serta menyiapkan tas siaga bencana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota Cirebon meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan dengan menetapkan status siaga cuaca ekstrem hingga April 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah dan masyarakat menghadapi potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, mengatakan, penetapan status siaga ini berdasarkan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 236 Tahun 2025 tentang Siaga Darurat Bencana.
“Keputusan ini mulai berlaku sejak 1 Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga 30 April 2026. Tujuannya agar semua pihak bisa siap menghadapi kondisi cuaca yang dinamis,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (15/1/2026).
Andi menambahkan, hujan deras awal Januari sempat menimbulkan genangan dan banjir di beberapa wilayah. “Potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang masih tinggi, terutama sore hingga malam hari,” terangnya.
BPBD meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman pohon tumbang dan gangguan ringan akibat angin kencang. Masyarakat juga diminta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar dan memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD.
“Selain menyiapkan diri, warga diimbau memanfaatkan peringatan dini yang disalurkan melalui tim tangguh bencana di tiap kelurahan. Langkah pencegahan sejak dini sangat penting agar keselamatan tetap terjaga,” tegas Andi. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

