Comeback BTS dengan 'ARIRANG' Dinilai Berhasil oleh Media Global

Media global dan para kritikus menilai comeback BTS dengan album 'ARIRANG' ini berhasil dan menampilkan sisi dewasa grup.

Comeback BTS dengan 'ARIRANG' Dinilai Berhasil oleh Media Global
BTS comeback dengan 'ARIRANG'.

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Jumat, 20 Maret 2026, BTS resmi melakukan comeback grup dengan merilis album 'ARIRANG' dengan music video lagu utama 'SWIM'.

comeback BTS yang telah lama ditunggu-tunggu dengan 'ARIRANG' tidak hanya mendominasi tangga lagu tetapi juga mendapatkan pujian luas dari media global, dengan para kritikus menyoroti evolusi artistik grup yang berani dan identitas budaya yang mendalam. 

Media besar termasuk The Guardian, Billboard, The Hollywood Reporter, Rolling Stone, dan Gulf News dengan cepat menerbitkan ulasan setelah perilisan album tersebut.

The Guardian mencatat bahwa pembukaan album tersebut menangkap energi pemberontak yang didorong oleh rap, mengingatkan pada era awal BTS, menambahkan bahwa grup tersebut telah "menyalakan kembali percikan" yang tampaknya hilang selama fase pop global mereka dengan lagu-lagu hits seperti 'Dynamite' dan 'Butter'.

Sementara itu, Billboard memuji album tersebut sebagai "lebih dewasa dan lebih halus secara artistik dari sebelumnya," menandai puncak baru dalam perjalanan musik BTS.

Perpaduan Tradisi Korea dan Suara Modern

Para kritikus sangat terkesan dengan identitas Korea yang khas dari album tersebut. Penggunaan ARIRANG, sebuah lagu rakyat dengan sejarah lebih dari 600 tahun, berfungsi sebagai fondasi simbolis dan musikal. 

The Hollywood Reporter menyoroti bagaimana lagu-lagu seperti 'Body to Body' menggabungkan vokal bergaya pansori yang dipadukan dengan irama hip-hop, menggambarkannya sebagai bukti langsung bahwa BTS sedang bergerak ke wilayah yang lebih eksperimental.

Perpaduan unsur tradisional dan modern ini telah banyak dipuji sebagai ciri khas album tersebut, memposisikan BTS bukan hanya sebagai bintang pop global tetapi juga sebagai pendongeng budaya. 

Beberapa lagu menonjol dalam ulasan internasional. 'FYA' digambarkan oleh para kritikus sebagai lagu yang menghadirkan pengalaman sonik yang benar-benar baru, dengan pengaruh produksi dari nama-nama global seperti Diplo, Flume, dan JPEGMAFIA.

The Guardian menyoroti energi gelap dan berdenyutnya, sementara Gulf News menggambarkannya sebagai lagu yang berakselerasi tanpa terkendali, didorong oleh vokal yang kuat dan atmosfer yang intens.

Sementara itu, lagu utama 'SWIM' mendapat pujian atas kualitasnya yang halus namun adiktif.

Para kritikus menggambarkannya sebagai lagu yang diam-diam tertanam dalam pikiran pendengar, menyeimbangkan kedalaman emosional dengan kekangan musikal.

Sebuah Pernyataan Melampaui Musik

Di luar lagu-lagu individual, para kritikus menekankan signifikansi album yang lebih luas.

The Guardian menyebut comeback BTS sebagai "ujian" bagi daya tahan K-pop secara global, terutama di tengah tantangan industri dan tren yang berubah. 

Narasi album, yang menghubungkan akar sejarah dengan identitas modern, juga disorot.

Referensi pada rekaman awal ARIRANG dan struktur tujuh member BTS sendiri dipandang sebagai upaya yang disengaja untuk menempatkan grup tersebut dalam kesinambungan budaya yang lebih besar. 

The Hollywood Reporter menyimpulkan bahwa BTS kini beroperasi di "liga mereka sendiri," menunjukkan bahwa baik grup maupun album tersebut ada di luar batasan industri tradisional.

Dengan penampilan comeback mereka yang akan digelar di Gwanghwamun Square dan disiarkan secara global, BTS tidak hanya kembali; mereka mendefinisikan ulang apa yang dapat diwakili oleh sebuah grup musik global. 

Seiring dengan terus mengalirnya pujian internasional, 'ARIRANG:' berdiri sebagai tonggak musik dan pernyataan budaya yang menjembatani masa lalu dan masa kini sekaligus mendorong K-Pop ke wilayah yang belum terjamah.***


Editor : Irma Nurfajri