Cuaca Buruk Kembali Hentikan Pencarian Korban Longsor Cisarua

Proses pencarian korban longsor Cisarua KBB kembali mengalami penghentian sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. 

Cuaca Buruk Kembali Hentikan Pencarian Korban Longsor Cisarua
Operasi pencarian terus berlanjut. Namun, proses itu kembali terpaksa dihentikan menjelang sore. Sebab, di lokasi longsor Cisarua itu hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, Rabu 28 Januari 2026. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Proses pencarian korban longsor Cisarua KBB kembali mengalami penghentian sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. 

Operasi pencarian terus berlanjut. Namun, proses itu kembali terpaksa dihentikan menjelang sore. Sebab, di lokasi longsor Cisarua itu hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, Rabu 28 Januari 2026.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Bandung Muhammad Adip, mengatakan, keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi pencarian di lokasi longsor Cisarua yang masih rawan.

“Hari kelima pencarian ini kami hadapkan pada kondisi hujan yang cukup intens dan potensi bahaya di lokasi, sehingga kami mengutamakan safety, baik keselamatan personel maupun peralatan,” ujar Adip.

Ia menjelaskan, jika pencarian tetap dipaksakan dalam kondisi tersebut, risiko terhadap tim SAR di lapangan akan semakin besar, termasuk kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Jika pencarian dipaksakan secara terus-menerus, hal tersebut berpotensi membahayakan tim di lapangan, termasuk adanya risiko longsoran susulan,” katanya.

Untuk sementara, operasi pencarian dihentikan dan akan kembali dilanjutkan apabila kondisi cuaca membaik.

“Untuk sementara kami hentikan. Apabila cuaca sudah cerah dan memungkinkan, pencarian akan kami lanjutkan kembali. Rencananya operasi akan dilanjutkan besok pagi,” jelas Adip.

Terkait perkembangan korban, Adip menyampaikan hingga saat ini belum ada informasi terbaru. Pihaknya akan menyampaikan rilis lanjutan apabila terdapat perkembangan di lapangan.

Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan sekitar 229 personel dari berbagai unsur. Sejak pagi hari, seluruh personel telah mengikuti apel untuk pembagian tugas dan pengarahan, termasuk penyampaian standar operasional prosedur (SOP) serta evaluasi kondisi lapangan sebelum pencarian dilakukan.


Editor : Doni Ramdhani