Cuaca Ekstrem, Empat Titik di Cimahi Terdampak Pohon Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Cimahi pada Minggu 29 Maret 2026 sekitar pukul 12.45 WIB menyebabkan pohon tumbang di empat lokasi.

Cuaca Ekstrem, Empat Titik di Cimahi Terdampak Pohon Tumbang
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi memastikan peristiwa itu bukan akibat kondisi pohon sakit melainkan faktor cuaca ekstrem yang tak terduga. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Cimahi pada Minggu 29 Maret 2026 sekitar pukul 12.45 WIB menyebabkan pohon tumbang di empat lokasi, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas. 

Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi memastikan peristiwa itu bukan akibat kondisi pohon sakit melainkan faktor cuaca ekstrem yang tak terduga.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Cimahi Agus Irwan Kustiawan mengatakan, meskipun secara umum pohon-pohon di lokasi terdampak dalam kondisi sehat, kekuatan angin kencang yang menyertai hujan deras menjadi penyebab utama patahan dahan dan tumbangnya beberapa pohon.

"Lokasi terdampak meliputi Jalan Demang Hardjakusumah depan Pasar Pemkot, seberang kantor wali kota di Jalan Pecinan, sekitar kantor Diskominfo, serta halaman kantor wali kota," kata Agus, Senin 30 Maret 2026.

Kendati demikian, ungkap Agus, penanganan segera dilakukan tim konservasi DLH yang terdiri dari Tim Tangkas dan Jagawana, mulai pukul 13.30 WIB hingga 19.30 WIB. 

Dia menuturkan, proses evakuasi yang cukup panjang tersebut juga mendapatkan dukungan dari BPBD, Tagana Dinas Sosial, dan Pramuka.

"Petugas memotong dahan besar menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah dipindahkan, mengingat banyaknya ranting yang berserakan di badan jalan telah memperlambat laju kendaraan," tuturnya.

Perlu dicatat, jelas Agus, kejadian serupa pernah terjadi pada 7 Maret 2026 lalu di sepanjang Jalan Demang Hardjakusumah yang sama. 

Meskipun demikian, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi berupa penyisiran dan pemangkasan pohon di area tersebut untuk mencegah terjadinya kejadian berulang.

"Hingga saat ini tim masih berada di lapangan melakukan penanganan lanjutan. Ranting dan dahan yang berserakan telah kami kumpulkan di sisi jalan agar tidak mengganggu lalu lintas, dan akan diangkut secara bertahap ke lokasi penampungan sementara," bebernya.

Pihaknya mengimbau masyarakat Cimahi untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi. 

Tak cuma itu, masyarakat diminta untuk tidak memarkir kendaraan atau menyimpan barang di bawah pohon saat hujan, menjaga kondisi pohon di lingkungan sekitar, serta tidak melakukan tindakan merusak seperti memaku batang pohon atau membakar sampah di area perakaran.

"Kami juga mengingatkan untuk lebih berhati-hati saat berkendara terutama saat hujan lebat," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani