Cuaca Tidak Menentu, Warga Cirebon Keluhkan Hujan yang Tak Merata Jelang Lebaran

Warga Cirebon mengeluhkan kondisi cuaca yangtidak menentu kadang hujan hingga panas terik

Cuaca Tidak Menentu, Warga Cirebon Keluhkan Hujan yang Tak Merata Jelang Lebaran
Warga berteduh di bawah Jalan Layang Pangambiran, Kota Cirebon, Rabu (11/3). Cuaca yang tidak merata di Cirebon dikeluhkan warga, baik di kota maupun kabupaten. (Foto Maman Suharman/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID - Fenomena cuaca yang tidak menentu dikeluhkan warga di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon dalam beberapa hari terakhir. Intensitas hujan yang turun secara tidak merata membuat masyarakat kebingungan sekaligus khawatir, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Pantauan di lapangan Selasa kemarin hujan deras disertai petir mengguyur wilayah Kecamatan Sumber hingga Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, sejak pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi tersebut diperparah dengan padamnya aliran listrik saat warga tengah bersiap berbuka puasa.

Sementara itu, hujan di wilayah Kota Cirebon pada waktu yang sama terpantau tidak terlalu deras. Meski begitu, genangan sempat terjadi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Cirebon. Di kawasan Cideng dan Tuparev, air bahkan dilaporkan sempat masuk ke dalam rumah warga meski tidak berlangsung lama.

Kejadian serupa terulang, Rabu 11 Maret 2026. Kondisi cuaca justru berbalik. Sejak pukul 13.00 WIB, suara petir meski dengan intensitas dan hujan deras mengguyur wilayah Kota Cirebon. Sedangkan sebagian wilayah Kabupaten Cirebon hanya mendung.

Perbedaan kondisi cuaca yang kontras di dua wilayah yang berdekatan ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Sule, warga Pamengkang, mengaku cemas dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi tersebut, terlebih menjelang Lebaran.

"Saya khawatir dengan kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi seperti sekarang. Padahal informasinya menjelang Lebaran curah hujan sudah berhenti," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Wati yang saat itu tengah berteduh di kawasan Jalan Layang Pegambiran. Dia mengaku kesulitan membaca perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

"Sekarang cuaca sulit ditebak. Paginya terang, tapi tiba-tiba setengah jam kemudian turun hujan deras," akunya.

Wati juga mengaku waswas apabila hujan deras kembali terjadi menjelang Lebaran. Pasalnya, rumahnya berada di kawasan Mundu menjadi langganan banjir. Dia khawatir menjelang lebarana hujan besar kembali turun

"Saya takut nanti hujan besar turun lagi menjelang Lebaran. Rumah saya di daerah Mundu itu rawan banjir," jelasnya.

Fenomena hujan yang turun tidak merata di wilayah Cirebon Raya ini membuat sebagian warga berharap adanya informasi prakiraan cuaca yang lebih akurat agar dapat melakukan langkah antisipasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPBD Kabupaten Cirebon terkait prakiraan cuaca sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri. 


Editor : Ahmad Sayuti