Dadang Supriatna Sulap Ribuan Hektare Lahan Tidur Menjadi Lahan Produktif

Dadang Supriatna Sulap Ribuan Hektare Lahan Tidur Menjadi Lahan Produktif

INILAHKORAN,Soreang- Bupati Bandung Dadang Supriatna berencana menghidupkan kembali ribuan hektare lahan tidur di Kabupaten Bandung, menjadi lahan produktif untuk dikelola para petani masyarakat sekitar. 

Sebuah program pentahelix telah dirancang Bupati Dadang Supriatna bersama Fakultas Pertanian Unpad, Kodim 0624, Pemdes Arjasari, PDAM Tirta Raharja, Dinas Pertanian, Dinas PUTR Kabupaten Bandung serta para petani dan pihak swasta guna mewujudkan tujuan tersebut. 

"Saya berkeinginan menyulap lahan-lahan tidur dan tidak produktif di Kabupaten Bandung, menjadi lahan yang subur dan menghasilkan. Hal itu untuk meningkatkan taraf hidup para petani kita," kata Dadang, di Kecamatan Arjasari, Rabu 10 Juli 2024.

Baca Juga : Loncat Dari JPO Setinggi Tujuh Meter, Perempuan Asal Kabupaten Bandung Selamat

Dadang  mengaku prihatin karena di Kabupaten Bandung banyak lahan yang tidak produktif dan tidak termanfaatkan. Salah satunya, disebabkan karena tidak adanya sumber air di sekitar lahan tersebut. 

Seperti  yang terjadi di Kecamatan Arjasari. Di Desa Arjasari misalnya, terdapat 200 hektare lahan milik Fakultas Pertanian Unpad yang tidak produktif akibat tidak adanya sumber air. Akibatnya, ratusan petani di sana kesulitan untuk bercocok tanam karena selama ini hanya mengandalkan air hujan. 

Melihat kondisi faktual tersebut, Dadang hadir dan turun langsung untuk memberikan solusi kepada para petani maupun masyarakat sekitar yang selama ini mengeluhkan tidak adanya sumber air untuk mengairi lahan pertanian masyarakat di Kecamatan Arjasari. 

Baca Juga : Usai Viral Persalinan Ibu Muda di Atas Tandu, Pemda Bandung Barat Sebut Bakal Perbaiki Jalan Langkob di Kecamatan Rongga

"Saya akan hadirkan sumber air agar dapat mengairi lagi lahan pertanian di empat desa di Arjasari. Saya punya hibah dari Australia. Nantinya saya berharap lahan tidur ini bisa ditanami berbagai komoditi pertanian. Silakan mau ditanami jagung, padi gogo, kopi atau apapun. Tinggal ngobrol sama Unpad, apa (komoditi) yang cocok di sini," ujarnya.

Halaman :


Editor : Ahmad Sayuti