INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar menyampaikan sempat merasa tak karuan setelah mengalami cedera patah tulang fibula pada akhir Oktober musim 2018. Sebab kala itu dirinya dibutuhkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia bermain di Piala AFF 2018 dan Persib Bandung yang sedang mengalami penurunan prestasi usai diberi sanksi PSSI.
"Dua bulan ini sempat stres di awal-awal. Ya, masa-masa itu kan Timnas juga mau main di Piala AFF. Terus kondisi Persib juga lagi seperti itu. Dua bulan ini pasti terasa berbeda, pasti kepikiran," kata Dedi di pusat kebugaran Jalan Aceh, Kota Bandung pada Senin (7/1/2019).
Namun kini, pemain yang karib disapa Dado itu berharap segera pulih dan kembali bermain. Dia sendiri memperkirakan butuh waktu tiga hingga empat bulan agar kembali kepada kondisi terbaiknya.
"Tapi mudah-mudahan bisa kurang dari itu. Yang pasti saya harus pelan-pelan jangan tergesa-gesa yang malah nanti bisa timbul cedera baru. Jadi, sekarang saya banyak konsultasi dengan dokter tim," ucapnya.
Kondisi terkini, dituturkan dia sudah jauh lebih baik. Sejumlah program pun, sanggup dilaluinya dengan mulus meski masih merasakan sedikit nyeri. Tetapi bagi dia, itu merupakan hal wajar.
"Alhamdulillah sakit sudah tidak ada, tapi memang ada sedikit pegal dan itu wajar menurut saya. Sekarang tinggal trauma saja. Ya, sekarang lagi mengembalikan lagi kepercayaan diri lagi," ujar dia.
Lantaran itu, Dado kini tengah fokus kepada pemulihan cedera ketimbang memikirkan hal lain. Termasuk soal masa depannya di Persib Bandung yang masa kerjanya habis di Januari 2019.
"Kontrak saya habis bulan ini, jadi saya serahkan semua ke manajemen. Tapi untuk pembicaraan dengan manajemen Persib memang sudah ada. Untuk tawaran dari luar ada, tapi saya fokus dulu kepada pemulihan," tandasnya.