Dana Jalan Bomang Dianggap Mahal, Ini Sebabnya

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU - PR) Kabupaten Bogor, R Soebiantoro menjelaskan bahwa mahalnya pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) karena selain terdiri dari empat jalur, juga ada pembangunan lima jembatan dan dua fly over.

Dana Jalan Bomang Dianggap Mahal, Ini Sebabnya

INILAH, Cibinong – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU - PR) Kabupaten Bogor, R Soebiantoro menjelaskan bahwa mahalnya pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) karena selain terdiri dari empat jalur, juga ada pembangunan lima jembatan dan dua fly over.

"Ada lima jembatan dan dua fly over yang harus kita bangun karena Jalan Bomang ini melewati beberapa kali dan rel kereta api. Selain itu Jalan Bomang ini ada empat jalur dimana setiap jalur lebarnya tujuh meter," jelas Soebiantoro.

Pria yang akrab disapa Bibin ini melanjutkan untuk pembebasan lahan di Perumahan Villa Asia, Desa Susukan, Bojonggede pihaknya akan memakai sistem konsinyasi.

“Kami akan menggunakan sistem konsinyasi karena Perumahan Villa Asia ada sengketa, di mana pihak pemilik rumah tidak bisa menyicil ke perbankan karena pihak bank tersebut terkena likuidasi pada tahun 1998 lalu,” lanjutnya.

Pembangunan Jalan Bomang menghabiskan dana sebesar Rp1, 6 triliun. Pemkab Bogor pun mengharapkan bantuan keuangan baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat.

"Anggaran pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) ini menghabiskan dana sebesar Rp1,6 triliun. Karena itu kita butuh bantuan keuangan dari pemerintah pusat ataupun Pemprov Jawa Barat,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin saat inspeksi mendadak ke lokasi Jalan Bomang, Jumat (27/12/2019).

Ketua DPW PPP Jawa Barat ini menambahkan dengan dana sebesar Rp1,6 triliun tersebut maka Jalan Bomang akan tersambung dengan Jalan Tegar Beriman. 

"Nanti Jalan Bomang akan tersambung dengan Jalan Tegar Beriman. Tahun ini selain melanjutkan pembangunan jalur lambat Jalan Bomang dengan dana sebesar Rp44 miliar, tahun ini kami juga menganggarkan Rp7 miliar untuk membebaskan 10 bidang lahan,” tambahnya. (reza zurifwan)
 


Editor : Zulfirman