Dana Transfer Dipangkas Pusat hingga Rp238 Miliar, Pemkot Cimahi Pastikan Prioritas Pembangunan Tetap Berjalan
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menegaskan, program pembangunan prioritas Kota Cimahi akan terus berjalan meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menegaskan, program pembangunan prioritas Kota Cimahi akan terus berjalan meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.
Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan oleh pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp238 miliar.
"Kami mengalami pemotongan kurang lebih Rp238 miliar untuk transfer keuangan daerah tahun anggaran 2026," kata Adhitia baru-baru ini.
"Namun, saya pastikan program prioritas akan tetap berjalan sesuai rencana," ujarnya.
Dengan adanya pemangkasan ini, terang Adhitia, APBD Kota Cimahi untuk tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran Rp 1,4 hingga 1,5 triliun.
Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi berkomitmen untuk mengoptimalkan anggaran yang ada demi kelancaran program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Baseline kami tetap menggunakan APBD 2023 sebesar Rp1,5 triliun. Walaupun ada pemotongan, kami tidak akan patah semangat untuk terus memenuhi janji politik dan membangun Kota Cimahi," bebernya.
Adhitia menyebut, ada beberapa program prioritas yang bakal tetap dijalankan antara lain Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) gratis untuk siswa sekolah swasta, serta pembangunan sekolah baru.
Pemkot Cimahi saat ini tengah menyusun ulang perencanaan pembangunan untuk tahun 2026, menyesuaikan dengan potensi APBD setelah pemangkasan.
"Kami sedang menyusun efisiensi anggaran untuk mengetahui berapa yang bisa kami dapatkan," ujarnya.
"Tujuannya adalah agar pemotongan Rp238 miliar ini tidak sampai mengurangi program-program yang telah dijanjikan selama masa kampanye oleh saya dan Bapak Wali Kota," imbuhnya.
Adhitia tak memungkiri bahwa pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ini tentu berdampak pada perencanaan belanja daerah yang telah dirancang sebelumnya.
Namun, Pemkot Cimahi optimis dapat mengatasi tantangan ini dengan efisiensi dan prioritisasi anggaran.
"Kami akan memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar efektif dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Cimahi," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

