Dari Nostalgia Sahabat Lama hingga Isu Gaza dan Ekonomi Global: Prabowo Subianto Terima Wakil PM Malaysia di Istana Merdeka
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, dalam sebuah pertemuan tertutup yang berlangsung di ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, dalam sebuah pertemuan tertutup yang berlangsung di ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dimulai pada pukul 15.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Selain membahas sejumlah isu strategis, kedua tokoh yang telah menjalin persahabatan selama puluhan tahun itu juga larut dalam nostalgia dan canda tawa.
“Ya, jadi saya terima kasih, saya dikunjungi Wakil Perdana Menteri Malaysia, kawan saya lama Zahid Hamidi... Sahabat lama, Jadi ya ini nostalgia lah,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari ANTARA.
Namun bukan hanya kenangan masa lalu yang menjadi topik pembicaraan. Keduanya juga secara serius menukar pandangan terhadap berbagai isu penting, mulai dari kerja sama ekonomi bilateral hingga dinamika geopolitik global yang tengah berkembang pesat.
“Banyak ketawa kan? Kami banyak bernostalgia, tetapi juga membahas isu-isu global, isu ekonomi, dan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia. Intinya itu ya,” tutur Prabowo sambil tersenyum.
Salah satu isu global yang turut mengemuka dalam diskusi tersebut adalah kebijakan tarif internasional yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang belakangan menjadi perhatian dunia.
Presiden Prabowo tidak menampik bahwa topik ini turut menjadi bahan pembahasan antara dirinya dan Zahid Hamidi.
“Ya, bagaimana kita nggak bahas, ini kan lagi ramai, dunia sedang memperhatikan,” ujar Prabowo menanggapi pertanyaan wartawan mengenai apakah isu tarif global masuk dalam agenda pembicaraan.
Selain itu, perhatian terhadap isu kemanusiaan juga menjadi salah satu fokus utama pertemuan. Presiden Prabowo dan Wakil PM Malaysia berbicara secara mendalam mengenai situasi yang terjadi di Gaza, Palestina—isu yang menyentuh banyak kalangan, termasuk masyarakat di kedua negara yang mayoritas beragama Islam.
“Bagaimanapun, rakyat kita kan sebagian besar Muslim,” kata Presiden Prabowo, menegaskan keprihatinan dan solidaritas bersama atas penderitaan warga Palestina.
Kunjungan kehormatan ini mencerminkan eratnya hubungan antara Indonesia dan Malaysia, tidak hanya dalam kapasitas diplomatik antarnegara, tetapi juga dalam jalinan personal antar pemimpin yang saling menghormati dan memperkuat kerja sama di tengah tantangan global yang terus berubah.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


