Dari Polisi untuk Pencari Nafkah, Bengkel Ojol Jadi Rumah Singgah Driver

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menyerahkan dua unit Bengkel Ojol Kamtibmas sebagai wujud sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan pengemudi ojek online (ojol) dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dari Polisi untuk Pencari Nafkah, Bengkel Ojol Jadi Rumah Singgah Driver
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menyerahkan dua unit Bengkel Ojol Kamtibmas sebagai wujud sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan pengemudi ojek online (ojol) dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

INILAHKORAN.ID - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menyerahkan dua unit bengkel ojol Kamtibmas sebagai wujud sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan pengemudi ojek online (ojol) dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, pembangunan bengkel tersebut merupakan implementasi langsung dari arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran mampu bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Pembangunan bengkel ojol Kamtibmas ini adalah bentuk penjabaran arahan pimpinan. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi bersama elemen-elemen masyarakat, salah satunya rekan-rekan ojol,” ujar Raydian kepada awak media.

Menurutnya, pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam mendukung Kamseltibcarlantas karena aktivitas mereka yang intens di jalan raya setiap hari. Oleh sebab itu, kehadiran bengkel ini diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul sekaligus sarana pendukung aktivitas para driver.

“Hari ini kita menyerahkan bengkel yang sudah kita bangun dan persiapkan agar bisa digunakan rekan-rekan ojol, baik untuk berkumpul, melakukan kegiatan positif, maupun menangani kendaraan yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Dua bengkel ojol Kamtibmas tersebut masing-masing berlokasi di Buah Batu dan Cihampelas, Kota Bandung. Raydian berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi ojol.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan driver ojol,” ucapnya.

Ke depan, Ditlantas Polda Jabar juga berencana menjadikan bengkel ini sebagai ruang komunikasi dua arah antara polisi dan komunitas ojol.

“Insya Allah nanti secara berkesinambungan kita bisa ngopi bareng di sini, mencari inspirasi, sekaligus meminta masukan dari rekan-rekan ojol tentang apa yang perlu kita lakukan ke depan untuk menggelorakan Kamseltibcarlantas,” ungkap Raydian.

Terkait pengembangan program, Raydian menyebut saat ini baru dua bengkel yang diserahkan. Namun, gagasan tersebut telah disampaikan ke jajaran Polres dan mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan Polri.

“Sementara baru dua. Tapi apa yang digagas Pak Kakorlantas sudah kami sampaikan ke jajaran, dan Pak Kapolda juga memerintahkan agar ke depan bisa menambah tempat-tempat seperti ini,” katanya.

Ia optimistis keberadaan bengkel ojol Kamtibmas akan memberikan dampak positif bagi budaya tertib berlalu lintas.

“Saya yakin rekan-rekan driver ojol ini adalah pelopor Kamseltibcarlantas,” tegasnya.

Untuk fasilitas, Raydian menjelaskan bengkel tersebut dilengkapi sarana perbengkelan yang memadai, serta fasilitas pendukung lain yang bisa dimanfaatkan pengemudi ojol.

“Di dalam ada fasilitas perbengkelan, tempat ngopi, ngecas, TV, dan wifi. Yang utama tentu perbengkelannya, karena ini bengkel ojol Kamtibmas. Sisanya nanti dikelola oleh teman-teman ojol,” pungkasnya.

Dengan hadirnya bengkel ojol Kamtibmas, Ditlantas Polda Jabar berharap tercipta hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan pengemudi ojol, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai mitra dalam menjaga keselamatan berlalu lintas di Jawa Barat.***


Editor : JakaPermana