Dari Terminal Hingga Alun-Alun, Posko Kesehatan Dinkes Kota Bandung Siap Hadapi Libur Panjang

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan posko kesehatan di berbagai titik strategis untuk memastikan warga mendapatkan pelayanan medis dan penanganan darurat dengan cepat. 

Dari Terminal Hingga Alun-Alun, Posko Kesehatan Dinkes Kota Bandung Siap Hadapi Libur Panjang
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan posko kesehatan di berbagai titik strategis untuk memastikan warga mendapatkan pelayanan medis dan penanganan darurat dengan cepat. 

INILAHKORAN.ID - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan Posko Kesehatan di berbagai titik strategis untuk memastikan warga mendapatkan pelayanan medis dan penanganan darurat dengan cepat. 

Langkah itu, dilakukan menyusul prediksi peningkatan aktivitas masyarakat di pusat-pusat keramaian seperti terminal, stasiun hingga kawasan wisata selama libur panjang.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam mengatakan, Posko Kesehatan tidak hanya melayani kasus darurat. Tetapi juga memberikan layanan kesehatan ringan seperti pemeriksaan tekanan darah, pertolongan pertama dan konsultasi medis singkat.

Posko Kesehatan ini akan beroperasi mulai 23 Desember hingga 2 Januari. Setiap posko dilengkapi dokter, tenaga kesehatan dan ambulans yang bekerja secara bergiliran dalam dua shift pagi dan malam," kata Sony Adam, Senin 22 Desember 2025.

Menurut ia, lokasi posko dipilih berdasarkan tingkat keramaian dan potensi risiko kesehatan. Titik-titik tersebut antara lain terminal Cicaheum, Stasiun Kiaracondong, terminal Leuwipanjang, Gedung Merdeka, alun-alun Bandung, Bandara Husein Sastranegara, Bundaran Cibiru, Rest Area KM147 serta Gereja Katedral khusus saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, pihaknya menyiapkan penambahan mobil ambulans pada malam Tahun Baru untuk mengantisipasi kepadatan dan kemungkinan kecelakaan atau gangguan kesehatan mendadak. 

“Mobil ambulans tambahan akan ditempatkan di Asia Afrika, alun-alun Bandung dan Gasibu agar respon medis lebih cepat jika terjadi keadaan darurat. Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian, dan petugas keamanan setempat untuk mempermudah akses ambulans,” ucapnya.

Sony menambahkan, seluruh tenaga medis yang bertugas telah menjalani pelatihan khusus penanganan darurat di keramaian termasuk penggunaan alat medis portable dan prosedur evakuasi cepat. Posko Kesehatan juga dilengkapi dengan protokol kesehatan ketat, mengingat perayaan libur panjang sering memicu kerumunan.

Masyarakat, diimbau untuk memanfaatkan Posko Kesehatan apabila membutuhkan pertolongan medis ringan maupun darurat. 

“Kami berharap dengan adanya posko ini, warga bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman, tanpa khawatir soal kesehatan. Jangan ragu mengunjungi posko jika merasa tidak enak badan atau membutuhkan pertolongan medis,” ujar dia.

Di lain sisi, Dinkes Kota Bandung juga mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga hidrasi. Upaya tersebut, menjadi bagian dari langkah preventif agar liburan masyarakat tetap aman dan menyenangkan.

"Dengan persiapan matang ini, kami berharap seluruh warga Kota Bandung bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang. Sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat," tandasnya.***


Editor : JakaPermana