Dinkes Kota Bandung dan Unpas Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Akademisi
Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (Unpas) menggelar gebyar cek kesehatan gratis bagi sivitas akademika. Kegiatan berlangsung serentak di empat kampus Unpas dengan dukungan puskesmas Kota Bandung, sebagai bagian dari program health promoting university sekaligus rangkaian dies natalis ke-65 Unpas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (Unpas) menggelar gebyar cek kesehatan gratis bagi sivitas akademika. Kegiatan berlangsung serentak di empat kampus Unpas dengan dukungan puskesmas Kota Bandung, sebagai bagian dari program health promoting university sekaligus rangkaian dies natalis ke-65 Unpas.
Berbagai pemeriksaan kesehatan disediakan, mulai dari tekanan darah, tanda vital, status gizi, pemeriksaan gigi dan mulut, telinga dan pendengaran, penglihatan, gula darah, EKG hingga HPV-DNA khusus untuk perempuan.
Rektor Unpas Azhar Affandi menilai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata komitmen universitas membangun masyarakat sehat.
“Dies natalis bukan hanya ajang syukur atas perjalanan panjang Unpas, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kesehatan adalah pondasi utama produktivitas dan keberlanjutan kehidupan akademik yang berkualitas,” kata Azhar Affandi, Rabu 29 Oktober 2025.
Kegiatan yang berlangsung, 28 Oktober 2025 itu, dituturkan ia diikuti 803 peserta yang tersebar di empat kampus yakni Jalan Lengkong Besar (200 orang), Jalan Tamansari (200), Jalan Sumatera (193), dan Jalan Setiabudi (210).
Menurut Ketua Panitia Gebyar CKG sekaligus Wakil Rektor Bidang Penelitian, Inovasi, PPM, Kewirausahaan, Kerja Sama dan Dana Usaha Unpas, Prof Budiana, kegiatan menjadi bukti nyata sinergi lintas fakultas dalam menjaga kesehatan bersama.
"Kami berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar agar semakin banyak sivitas akademika yang terbantu dalam menjaga kesehatannya,” kata Budiana.
Dekan Fakultas Kedokteran Wiryawan Permadi menambahkan, kegiatan ini bersifat promotif dan preventif.
“Promotif berarti kita menjaga agar orang sehat tetap sehat melalui gaya hidup baik dan aktivitas yang optimal. Sementara preventif bertujuan mendeteksi dini potensi penyakit agar bisa segera ditangani," kata Wiryawan Permadi.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Deborah Johana Rattu menekankan, pentingnya kesadaran masyarakat untuk rutin cek kesehatan.
“Program ini adalah wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan riset kesehatan 2023, kurang dari 30 persen masyarakat rutin memeriksakan kesehatannya,"kata Deborah Johana Rattu.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpas, Isti Andini mengaku senang mengikuti kegiatan ini.
“Saya baru pertama kali ikut cek kesehatan seperti ini. Harapannya ke depan kegiatan ini bisa diperluas dan kuotanya ditambah agar lebih banyak mahasiswa yang bisa ikut. Ini pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya,” kata Isti Andini.
Editor : Doni Ramdhani


