Korban Keracunan MBG di Lembang Capai Ratusan, Dirut RSUD Lembang: Kita Sudah Persiapkan Berbagai Hal
Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami keracunan massal usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa 28 Oktober 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami keracunan massal usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa 28 Oktober 2025.
Akibatnya, belasan siswa harus menjalani perawatan intensif di RSUD Lembang. Direktur Utama RSUD Lembang Muhammad Hidayat mengatakan, hingga Rabu 29 Oktober 2025 pagi, masih ada 19 pasien yang dirawat akibat keracunan MBG.
"Per pagi ini jam 8, jumlah pasien yang berkunjung akibat keracunan makanan sekitar 21 orang, yang dirawat 19 orang. Mereka terdiri dari 18 siswa dan 1 orang tua," kata Hidayat.
Hidayat menuturkan, para pasien yang dirujuk ke RSUD Lembang mengalami gejala seperti sakit perut, mual, sesak napas, dan muntah-muntah.
"Hampir semuanya mengalami perbaikan. Gangguan pencernaan dan sesak yang dialami tadi malam sudah berkurang," tuturnya.
"Kami menunggu visit dokter dan mudah-mudahan hari ini diperbolehkan pulang," ucapnya.
Berdasarkan keterangan para pasien, gejala mulai dirasakan setelah mengonsumsi MBG di sekolah sekitar pukul 10 hingga 11 pagi.
Namun, pasien mulai berdatangan ke RSUD Lembang sejak sore hingga malam hari.
"Awalnya kami menyiapkan 6 bed, tapi karena kunjungan terus berdatangan sampai malam, kami siapkan sampai 24 bed," ucapnya.
Hidayat mengaku, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan pasien, termasuk menyiagakan petugas medis, tabung oksigen, dan obat-obatan.
"Kami menyiapkan SDM, memobilisasi unit lain untuk back up jika ada lonjakan, obat-obatan dan farmasi sudah disiapkan juga," tegasnya.
Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, menyebutkan bahwa setidaknya ada 115 siswa yang terdata sebagai korban keracunan MBG hingga Selasa malam.
"Hingga malam tadi sekitar jam 10, ada 115 yang diduga keracunan," kata Didin.
Diberitakan sebelumnya, program MBG di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali meminta korban usai belasan siswa SMPN 4 Lembang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu tersebut pada Selasa 28 Oktober 2025.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus serupa yang mencoreng program unggulan pemerintah daerah.
Menurut informasi yang dihimpun, sebanyak 18 siswa SMPN 4 Lembang di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG yang disajikan pada pagi hari.
Gejala yang dialami para siswa antara lain mual, muntah, pusing, dan sesak napas.
Editor : Doni Ramdhani

