David da Silva Tak Sabar Hadapi Laga Persib vs Persebaya di Surabaya

Striker asing Persib Bandung, David da Silva tak sabar hadapi laga Persib vs Persebaya di Surabaya. Tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu 1 Maret 2025.

David da Silva Tak Sabar Hadapi Laga Persib vs Persebaya di Surabaya
David da Silva memastikan Surabaya selalu menjadi rumah keduanya. Sebab ia pernah membela Persebaya pada musim 2018. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Striker asing Persib Bandung, David da Silva tak sabar hadapi laga Persib vs Persebaya di Surabaya. Tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu 1 Maret 2025.

David da Silva memastikan Surabaya selalu menjadi rumah keduanya. Sebab ia pernah membela Persebaya pada musim 2018.

Bahkan Persebaya menjadi tim Indonesia pertama yang David da Silva bela hingga akhirnya membela Persib Bandung.

“Ya, ini selalu menjadi rumah kedua saya, saya senang kembali ke sana, mereka menghormati saya. Saya senang berada di sana,” ungkap David da Silva di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis, 27 Februari 2025.

Meski demikian, striker asal Brasil ini memastikan akan bersikap profesional. Ia akan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk bisa memberikan kemenangan untuk Persib Bandung.

“Saya harap bisa kembali ke sana dengan membawa pulang tiga poin. Itu yang terpenting dan saya senang,” katanya.

Namun, lanjutnya, setibanya di Surabaya, ia akan mengunjungi kediaman Rachmat Irianto. Pasalnya rekan setimnya itu baru ditinggalkan Ayahandanya Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia akibat serangan jantung saat bermain sepak bola.

David mengaku sedih. Apalagi ia mengenal Bejo Sugiantoro yang saat itu masih dipercaya sebagai asisten pelatih di Persebaya Surabaya.

“Sangat sedih, dia sudah seperti keluarga dan saya dekat dengannya sejak saya pertama kali datang ke Persebaya. Dia adalah asisten pelatih tim saya dan saya sangat dekat dan saya juga mengenal Irianto ketika dia pertama memulai karir di sepak bola,” katanya.

Ia hanya bisa mengirimkan doa dan berharap agar Irianto tetap kuat menghadapinya. Terlebih, pemilik nomor punggung 53 itu tengah dilanda cedera ACL yang membuatnya harus beristirahat panjang.

“Saya mendoakan dia setiap saat dan dia bisa tegar menghadapi kehilangan ini. Perasaan duka yang paling dalam juga saya sampaikan kepada keluarganya. Saya akan pergi ke sana untuk memberi pelukan, memberi dukungan dan saya harap semuanya berdoa untuk dia,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani