DBD Mencapai 320 Kasus, Pemkot Cimahi Minta Warga Lakukan PSN

Lantaran kasus DBD masih tinggi, Pemkot Cimahi tengah gencar menggaungkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) kepada seluruh warga Cimahi.

DBD Mencapai 320 Kasus, Pemkot Cimahi Minta Warga Lakukan PSN
Upaya tersebut dilakukan Pemkot Cimahi menyusul melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang mencapai 320 kasus dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, yakni Januari, Februari dan Maret 2024. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Cimahi - Lantaran kasus DBD masih tinggi, Pemkot Cimahi tengah gencar menggaungkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) kepada seluruh warga Cimahi.

Upaya tersebut dilakukan Pemkot Cimahi menyusul melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang mencapai 320 kasus dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, yakni Januari, Februari dan Maret 2024.

"Kondisi ini sama halnya seperti 5 tahun ke belakang di mana pada tahun kemarin kasus DBD menginjak angka 300 kasus. Namun, itu dalam jangka satu tahun," kata Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi baru-baru ini.

Sementara tahun ini, ungkap Dicky, kasus DBD melonjak hingga 320 kasus dalam kurun waktu tiga bulan. Sehingga, pihaknya meminta seluruh warganya untuk menerapkan PSN  sebagai upaya mencegah berkembangnya nyamuk yang menjadi penyebab DBD.

"PSN menjadi salah satu upaya untuk memberantas sarang nyamuk," ungkapnya.

Dicky tak memungkiri, saat ini RSUD Cibabat sudah penuh oleh pasien DBD maupun pasien lainnya. Meski begitu, pihaknya memastikan situasi di rumah sakit masih bisa teratasi.

"Saya akui, rumah sakit sudah penuh terutama RSUD Cibabat. Tapi sekarang masih teratasi, saya melakukan beberapa rencana kontingensi yaitu rencana ketika sesuatu yang tidak diperkirakan terjadi," paparnya.

"Kita akan memanfaatkan beberapa ruangan yang tadinya tidak digunakan untuk rawat inap kita gunakan untuk rawat inap," jelasnya.

Menurutnya, pasien di rumah sakit harus segera mendapat penanganan medis yang efisien. Termasuk, ketersediaan obat dan tenaga medis yang memadai. Itu sangat penting untuk layanan kesehatan optimal.

"Bahkan unit transfusi darah stoknya cukup tersedia terutama stok darah yang trombositnya. Jadi bilamana ada yang kekurangan itu maka sudah tersedia," ucapnya.

Pihaknya pun memastikan RSUD Cibabat telah menunjukkan kesiapan yang memadai dalam menghadapi situasi sejenis. Kesiapan ini telah diperhatikan oleh rumah sakit lain sebagai contoh yang baik.

"Bahkan dimintakan juga oleh rumah sakit lain sebagai contoh dan ini adalah bentuk kesiapan kita dalam menghadapi setiap hal hal yang seperti ini," ujarnya.

Dicky menyebut, PSN harus dilakukan secara serentak tidak hanya kita yang melakukan tapi juga masyarakat ikut mengantisipasi peningkatan DBD di wilayahnya masing-masing.

"Semua ini merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam menyikapi wabah DBD yang terjadi sekarang ini terjadi di seluruh daerah termasuk Kota Cimahi," sebutnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani