DBMP dan Jasa Sarana Janji Bakal Perbaiki Jalan Transyogi yang Rusak

Camat Jonggol Andri Rahman meminta Pemprov Jawa Barat segera meningkatkan atau memperbaiki Jalan Transyogi dan menerangi ruas jalan tersebut

DBMP dan Jasa Sarana  Janji Bakal Perbaiki Jalan Transyogi yang Rusak
Jalan Transyogi Bogor rusak
 
 
INILAHKORAN, Jonggol-Camat Jonggol Andri Rahman meminta Pemprov Jawa Barat segera meningkatkan atau memperbaiki Jalan Transyogi dan menerangi ruas jalan tersebut.
 
Terutama yang terbentang di wilayah Jonggol-Cariu dan Tanjungsari, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur.
 
Hal itu karena, selain kondisi jalan yang sudah rusak dan bahkan bergelombang, minimnya lampu penerangan jalan umum juga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
 
 
"Pada pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Sabtu pekan kemarin, saya sudah menyampaikan agar jalan milik Provinsi Jawa Barat yaitu Transyogi segera diperbaiki atau ditingkatkan.  Konndisinya yang rusak parah, ditambah minimnya penerangan menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas," kata Andri Rahman kepada wartawan, Selasa, (01/03/2022).
 
Menanggapi permintaan Camat Jonggol, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Jawa Barat dan PT. Jasa Sarana segera memperbaiki atau meningkatkan Jalan Transyogi.
 
"Kalau DPMB Jawa Barat anggarannya belum disiapkan, maka bisa juga PT. Jasa Sarana selaku badan usaha milik daerah (BUMD) Jawa Barat bisa memperbaiki jalan tersebut dengan dana kasnya, lalu uang kasnya bisa diganti oleh DBMP di anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P)," pinta Ridwan Kamil.
 
 
Kepala DBMP Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengaku secara bertahap akan segera memperbaiki atau meningkatkan Jalan Transyogi, atau ruas jalan milik Provinsi Jawa Barat lainnya.
 
"Secara bertahap kami akan melakukan terobosan dan peningkatan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat, yang terpenting itu kita segera melakukan perbaiki jalan milik Provinsi Jawa Barat yang kondisinya rusak," tutur Bambang.
 
Ia menjelaskan dari 182 Km jalan milik Provinsi Jawa Barat yang ada di Kabupaten Bogor, 30-35 Km diantaranya dalam kondisi rusak dengan titik yang tersebar atau sporadis.
 
 
"Ada 12 ruas jalan milik Provinsi Jawa Barat dengan total panjang 182 Km, kondisi jalan yang rusak 30-35 Km dengan titik yang tersebar dan sporadis. Perbaikan atau peningkatan jalan tersebut berikut pembangunan drainase, tentuya bakal menjadi prioritas kami," jelasnya. (Reza Zurifwan)***
 
 


Editor : inilahkoran