Dedi Kusnandar Merasa Terobati Dengan Game Internal
Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar tak menampik merasa kecewa dengan batalnya laga melawan Arema FC yang sedianya akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar tak menampik merasa kecewa dengan batalnya laga melawan Arema FC yang sedianya akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/2019).
Menurutnya, Persib sedang dalam kondisi yang baik setelah berhasil mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-1.
"Pasti kecewa apalagi lagi dalam tren positif. Kita inginnya main tapi apa daya," kata Dedi.
Namun pemain yang akrab disapa Dado ini merasa terobati lantaran jajaran pelatih menggelar game internal sebagai pengganti laga melawan Arema FC yang batal terlaksana.
"Kita mengganti dengan gim internal dan menjaga ritme pertandingan. Apalagi tim lain kan tetap bertanding. Sekarang kita fokus lawan Madura biar tidak turun lagi temponya," katanya.
Dado merasa game internal yang dilakukan memiliki banyak manfaat. Terlebih Persib akan menghadapi laga selanjutnya yakni melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019).
"Sebenarnya batalnya melawan Arema FC ada plus minusnya. Recovery kita lebih panjang, tapi tim lain ritmenya lebih terjaga. Mudah-mudahan dengan game internal ini ritmenya tetap terjaga," harapnya.
Meski demikian, pemain bernomor punggung 11 ini menyadari tidak mudah mengalahkan Madura United. Selain bertindak sebagai tuan rumah, tim berjulukan Sapeh Kerab itu merupakan tim bertabur bintang.
"Tapi kita harus tetap optimis bisa kasih hasil maksimal. Karena manajemen menargetkan kita di lima besar. Mudah-mudahan dengan kebersamaan, tekad sama-sama, inshaa Allah target manajemen tercapai," harapnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

