Dedi Mulyadi Sampaikan Dukacita Mendalam Atas Wafatnya Dirut BJB Yusuf Saadudin
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukacita mendalam, atas wafatnya Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin pada Jumat 14 November 2025 dini hari, pukul 00.29 di Rumah Sakit Mayapada, Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukacita mendalam, atas wafatnya Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin pada Jumat 14 November 2025 dini hari, pukul 00.29 di Rumah Sakit Mayapada, Kota Bandung.
Dedi turut mendoakan, agar amal dan ibadah almarhum Yusuf dapat diterima oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.
"Saya sampaikan berita duka. Telah meninggalkan kita semua dalam keadaan berpuasa, Bapak Yusuf Dirut bjb. Kita doakan semoga almarhum diterima iman dan Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang layak disisi Allah subhanahu wa ta'ala," ujar Dedi dalam keterangannya.
"Dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, kesabaran dan kemuliaan atas kepergian orang yang paling kita cintai," imbuhnya.
Dia menambahkan, almarhum Yusuf merupakan pimpinan yang memiliki dedikasi dan loyal terhadap pekerjaannya. Khususnya selama berada di Bank BJB.
"Loyal terhadap pekerjaan dan jujur dalam pelaksanaan tugas. Semoga almarhum pergi dalam keadaan bahagia," doa Dedi.
Yusuf Saaduddin, pria kelahiran Bandung tahun 1973 ini sudah tidak asing lagi di jajaran manajemen Bank bjb. Di bank kebanggaan warga Jawa Barat tersebut, Yusuf punya rekam jejak karier yang moncer.
Mengutip laman resmi perseroan, sebelum menjabat sebagai direktur konsumer dan ritel Bank bjb, Yusuf pernah mengemban tugas sebagai pemimpin divisi KPR & KKB Bank bjb periode 2019 – 2021.
Selanjutnya, Yusuf dipercaya menjadi pemimpin divisi kredit konsumer Bank bjb pada periode 2021 hingga 2024.
Dari rekam jejak karier tersebut, kepemimpinan Yusuf banyak berfokus pada pengembangan kredit konsumer, yang menjadi salah satu sektor utama dalam bisnis Bank bjb.
Sementara mengenai pendidikan, Yusuf menyelesaikan pendidikan sarjana akuntansi di Universitas Padjajaran pada 1999. Yusuf kemudian melanjutkan studi S2 progam Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di universitas yang sama pada 2015
Editor : Ahmad Sayuti

