Dedie A Rachim Bersihkan Grafiti, Ini Pesannya untuk Masyarakat
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membersihkan grafiti menggunakan penyemprot air bertekanan tinggi di Jalan Soleh Iskandar pada Jumat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membersihkan grafiti di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, dengan menggunakan alat penyemprot air tekanan tinggi pada Jumat, 3 September 2021.
Dedie A Rachim ingin mengetahui alat baru yang sedang diuji coba oleh Pemkot Bogor ini ternyata dapat dipergunakan untuk membersihkan kotoran, lumut, hingga grafiti.
Menurut Dedie A Rachim, dirinya membersihkan grafiti dengan alat baru itu bertujuan untuk memelihara keindahan Kota Bogor dari coretan-coretan di fasilitas umum.
Baca Juga: Pemkot Bogor Didesak Benahi Aset yang Digunakan Pihak Ketiga, Ini Saran dari Komisi I DPRD
"Jaga keindahan Kota Bogor. Selama ini, banyak individu dan kelompok yang punya bakat seni, tapi salah media. Fasilitas umum atau fasilitas publik dicoret-coret yang malah merusak keindahan," ungkap Dedie A Rachim didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih dan Camat Tanah Sareal Sahib Khan.
Dedie A Rachim pun berjanji, Pemkot Bogor secara bertahap mulai menata ulang dan membersihkan grafiti-grafiti yang bukan pada tempatnya.
"Mudah-mudahan tahun ini kami bersihkan secara bertahap dan jangan ada lagi masyarakat yang punya hobi grafiti melakukan corat-coret di sembarang tempat," terangnya.
Baca Juga: Kwarcab Pramuka-DLH Kota Bogor Edukasi Prokes ke Pedagang-Pengunjung Pasar
Dia menjelaskan, Kota Bogor punya taman corat-coret. Taman yang diperuntukkan bagi yang ingin melampiaskan atau menumpahkan ide-ide kreatif dan karya seninya.
"Ke depan Dinas Perumkim bisa membuat kegiatan-kegiatan khusus mengakomodir bakat-bakat seni dari para seniman grafiti untuk dibuat tema-tema tertentu," jelasnya.
Di samping itu, Dedie A Rachim membeberkan, ke depan jika grafiti di sembarang tempat sudah dibersihkan, dirinya akan mengajak seniman grafiti untuk memberikan pesan moral kepada masyarakat dengan karya seninya.
Baca Juga: Canangkan Lapas Bogor Sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Inilah Langkah Kemenkum HAM
"Nanti kalau sudah bersih kami cari alternatif, kami ajak mereka yang punya hobi grafiti untuk secara resmi ikut memberikan pesan-pesan moral kepada masyarakat, tergantung temanya seperti tema Covid-19, pendidikan, seni budaya, olahraga dan lain lain," pungkasnya. (rizki mauludi).***
Editor : inilahkoran


