Canangkan Lapas Bogor Sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Inilah Langkah Kemenkum HAM

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bogor menargetkan menjadi zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK)

Canangkan Lapas Bogor Sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Inilah Langkah Kemenkum HAM

INILAHKORAN,Bogor,- Kementerian Hukum dan HAM terus mendorong sejumlah lapas di Indonesia sebagai wilayah zona korupsi (WBK). Salah satu yang terus didorong adalah Lapas Kelas II Bogor.

Inspektur Jendral (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), Razilu mengajak seluruh petugas di Lapas Kelas II Bogor untuk menjadi bagian dalam perwujudan zona integritas wilayah bebas korupsi.

Hal itu disampaikan Razilu saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas II Bogor, dengan agenda internalisasi nilai zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) Kamis, 2 September 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Razuli menekankan pentingnya dua hal terkait perwujudan wilayah zona korupsi yakni menyederhanakan enam area perubahan, yaitu dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan membangun sistem.

Baca Juga: Kwarcab Pramuka-DLH Kota Bogor Edukasi Prokes ke Pedagang-Pengunjung Pasar

Menurut Razilu, pekerjaan sebagai pegawai pemasyarakatan merupakan pekerjaan mulia yang patut dibanggakan serta disyukuri. Bentu syukur tersebut menurutnya harus ditunjukan dengan tindakan disiplin, meningkatkan kompetensi, semangat bekerja, termasuk berpakaian dinas rapih.

"Yang tidak kalah penting adalah menerapkan serta mensosialisasikan tata nilai aparatur sipil negara (ASN) terbaru yaitu ASN berakhlak serta jargon terbaru 'bangga melayani bangsa'," ungkap Razilu.

Dia melanjutkan, ASN merupakan pelayan publik, maka harus senantiasa menerapkan sikap sebagai pelayan publik yang ramah tanpa diskriminasi, transparan, profesional, serta berintegritas, dengan mengamalkannya.

Niscaya predikat pembangunan Zona Integritas dan predikat WBK tidak sulit untuk diperoleh.

Baca Juga: Sosiolog Ari Ganjar: Aksi Mural Tidak Selalu Terkait Kekerasan

"Terdapat dua poin untuk menyederhanakan enam area perubahan, yaitu dengan membangun SDM dan membangun sistem. Pembangunan SDM dapat terwujud jika SDM menerapkan sikap berkomitmen, berintegritas dan berorientasi pelayanan," ujarnya.

"Sementara membangun sistem yaitu dengan menerapkan pola kerja yang mengacu pada kepuasan pelayanan publik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, Y. Waskito meminta, seluruh pegawai untuk senantiasa berkomitmen untuk meraih predikat WBK.

"Dengan dilaksanakannya kegiatan internalisasi nilai zona Integritas diharapkan petugas Lapas Kelas IIA Bogor dapat menginternalisasi serta mengamalkan nilai-nilai ASN dalam pembangunan zona integritas," ujarnya.

"Sebagaimana yang disampaikan Pak Irjen, maka selanjutnya Lapas Kelas IIA Bogor mampu memperoleh predikat WBK di tahun 2021," tegasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran