Delapan Bulan di China, Panda Kembar Asal Jepang Akhirnya Tampil di Depan Publik

Panda kembar Xiao Xiao dan Lei Lei asal Jepang kembali tampil di depan publik di Sichuan, China, setelah delapan bulan meninggalkan Kebun Binatang Ueno.

Delapan Bulan di China, Panda Kembar Asal Jepang Akhirnya Tampil di Depan Publik
istimewa

INILAHKORAN.ID - Setelah sekitar delapan bulan meninggalkan Kebun Binatang Ueno di Tokyo, sepasang Panda raksasa kelahiran Jepang akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya di Provinsi Sichuan, China barat daya, Selasa.

Kedua panda kembar tersebut kini menghuni Pangkalan Ya'an milik Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa China. Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat utama konservasi dan habitat panda raksasa.

Panda jantan Xiao Xiao dan panda betina Lei Lei lahir di Kebun Binatang Ueno pada Juni 2021. Keduanya dipindahkan ke China pada Januari 2026 setelah masa perjanjian peminjaman berakhir.

Kepulangan Xiao Xiao dan Lei Lei membuat Jepang untuk pertama kalinya sejak 1972 tidak memiliki panda raksasa di kebun binatangnya.

Kabar kembalinya kedua panda tersebut ke hadapan publik disambut antusias penggemar di Jepang. Takahiro Takauji, seorang perancang situs web asal Jepang yang sebelumnya rutin mengunggah foto Xiao Xiao dan Lei Lei saat masih berada di Ueno, mengaku sangat menantikan momen tersebut.

Panda raksasa biasanya mulai diperlihatkan kepada publik sekitar enam bulan setelah kembali ke China.

Seorang perempuan Jepang berusia sekitar 40 tahun asal Prefektur Saitama yang kerap mengunjungi China untuk melihat panda juga menyambut kabar tersebut.

Kepada Kyodo News melalui wawancara telepon, dia mengaku merasa lega mendengar Xiao Xiao dan Lei Lei telah kembali tampil di hadapan publik. Ia bahkan bertekad menyaksikan langsung kedua panda tersebut di China.

Sebelum meninggalkan Jepang, ribuan penggemar memadati Kebun Binatang Ueno untuk melihat Xiao Xiao dan Lei Lei untuk terakhir kalinya. Perpisahan tersebut berlangsung haru setelah masa peminjaman kedua panda berakhir.

Diplomasi Panda China

Kepulangan Xiao Xiao dan Lei Lei merupakan bagian dari kesepakatan konservasi yang telah diatur sebelumnya. Panda raksasa, termasuk anak panda yang lahir selama masa peminjaman, umumnya dikembalikan ke China setelah perjanjian berakhir.

Praktik pemberian dan peminjaman panda kepada negara lain tersebut dikenal sebagai "diplomasi panda" dan telah menjadi bagian dari hubungan luar negeri China sejak 1941.

Namun, peluang Jepang memperoleh pinjaman panda baru dari China disebut semakin kecil di tengah hubungan diplomatik kedua negara yang mengalami ketegangan.

Perselisihan tersebut berkaitan dengan pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai Taiwan pada November tahun lalu yang memicu kemarahan Beijing.

China mempersoalkan pernyataan Takaichi yang mengisyaratkan bahwa Tokyo akan mendukung Amerika Serikat apabila terjadi serangan terhadap Taiwan.

Sementara itu, praktik peminjaman panda China juga masih berlangsung dengan negara lain. Dua panda raksasa dilaporkan tiba di Kebun Binatang Atlanta, Amerika Serikat, pada Minggu.

Kedatangan panda tersebut terjadi beberapa hari setelah Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington.***


Editor : JakaPermana