Demi Melindungi NewJeans, Min Hee Jin Ungkap Alasan Dirinya Mengecam ILLIT di Pengadilan

Min Hee Jin baru saja ungkap alasan mengapa dirinya terus mengecam ILLIT dan menuduh plagiarisme terhadap NewJeans.

Demi Melindungi NewJeans, Min Hee Jin Ungkap Alasan Dirinya Mengecam ILLIT di Pengadilan
Girl grup NewJeans dan ILLIT.

INILAHKORAN, Bandung - Tahun lalu, Min Hee Jin terus menuduh bahwa ILLIT telah melakukan plagiarisme terhadap NewJeans.

Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, menjelaskan keadaan yang menyebabkan dia mengajukan tuduhan plagiarisme terhadap girl grup ILLIT.

Pada hari Kamis, 18 Desember 2025, Min Hee Jin hadir dalam sidang gugatan pembayaran penjualan sahamnya terkait dengan pelaksanaan opsi jualnya terhadap HYBE, yang diadakan oleh Divisi Sipil 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Min Hee Jin menekankan bahwa keputusannya untuk mengungkap dugaan plagiarisme ILLIT adalah "demi melindungi NewJeans."

“Jika dipikirkan secara logis, motif saya sebenarnya sederhana. Jika saya tetap diam, saya bisa saja menggunakan opsi jual saya dalam satu atau dua tahun. Siapa yang akan melakukan hal seperti ini jika tidak?," tutur Min Hee Jin.

Dia melanjutkan, "ini tidak terjadi karena perselisihan plagiarisme yang sepele, Ketua Bang Si Hyuk benar-benar keterlaluan. Dia mempersulit segalanya sejak debut, dan rasanya dia memeras semua yang bisa dia dapatkan dari kami.”

Min Hee Jin melanjutkan penjelasannya bahwa meskipun dia adalah CEO, sang artislah yang menderita.

“Dari sudut pandang CEO ADOR, pihak yang menderita kerugian adalah NewJeans. Seorang CEO bisa saja tetap diam dan tetap mendapatkan uang, tetapi kerugiannya langsung dirasakan oleh NewJeans," jelasnya. 

"melindungi mereka adalah hal yang seharusnya dilakukan seorang CEO. Orang-orang menganggap plagiarisme dan kemiripan sebagai hal sepele, tetapi bagi seseorang, ini adalah tentang bertahan hidup,” terangnya.

Min Hee Jin selanjutnya mengklaim bahwa HYBE, sebagai perusahaan induk, mengabaikan ADOR bukan hanya terkait masalah plagiarisme tetapi juga dalam hal pemasaran dan hal-hal lainnya.

“Jika saya tidak mengajukan keberatan tentang plagiarisme tersebut, mereka akan menyangkal semuanya. Itulah mengapa saya mengajukan pengaduan.”

Pada awal November tahun lalu, Min Hee Jin memberitahukan HYBE tentang niatnya untuk menggunakan opsi jual (put option) atas sahamnya di ADOR. 

Berdasarkan perjanjian pemegang saham, periode penilaian untuk opsi jual tersebut mencakup tahun 2022-2023.

Menurut laporan audit ADOR yang dirilis April lalu, Min Hee Jin memiliki 573.160 saham (18%) di perusahaan tersebut. 

Berdasarkan perhitungan, jumlah yang dapat ia terima melalui opsi jual diperkirakan sebesar ₩26,0 miliar KRW (sekitar $17,6 juta USD).

HYBE berpendapat bahwa perjanjian pemegang saham telah diakhiri pada bulan Juli, sehingga opsi jual tersebut menjadi tidak sah. 

Min Hee Jin membantah bahwa dia tidak melakukan pelanggaran kontrak dan bersikeras bahwa pemberitahuan pengakhiran dari HYBE tidak memiliki kekuatan hukum.***


Editor : Irma Nurfajri