Demi Prestasi, KONI Kota Bandung Umbar Strategi Pembinaan Atlet
KONI Kota Bandung terus berupaya untuk meningkatkan prestasi para atletnya. Strategi pun diumbar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - KONI Kota Bandung terus berupaya untuk meningkatkan prestasi para atletnya. Strategi pun diumbar.
Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi mengatakan, langkah strategi yang dilakukan yakni dengan menjalankan program yang telah dicanangkan.
Setelah rangkaian tes fisik atlet di Kampus Pajajaran, pihaknya menyalurkan dana operasional pembinaan kepada seluruh cabang olahraga, disertai pemberian insentif tunjangan prestasi bagi atlet calon peraih medali.
“Pemberian insentif tunjangan prestasi kepada atlet calon peraih medali emas, pemberian latihan khusus pada calon peraih medali perak dan perunggu, dan termasuk tunjangan prestasi pada cabang olahraga beregu,” ujar Nuryadi di KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta.
Tidak hanya itu, lanjutnya, MoU atau kerjasama dilakukan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan, baik untuk atlet maupun pelatih.
“Alhamdulillah, atlet penerima tunjangan prestasi dan latihan khusus telah diasuransikan. Jadi, itu salah satu bukti pemerintah betul-betul mendukung untuk tenaga kerja, yaitu atlet. Jadi, supaya aman ketika berlatih, bertanding, ataupun pasca berlatih atau bertanding dalam proses perjalanan,” paparnya.
Selain itu, Nuryadi mengatakan tengah berupaya untuk menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit untuk dijadikan sebagai rujukan apabila terdapat atlet yang cedera.
“Kami sudah mempersiapkan di wilayah Bandung Timur dengan salah satu rumah sakit Hermina, di wilayah Selatan Rumah Sakit Mayapada, dan di tengah Rumah Sakit Murni Teguh di Naripan. Itu upaya kami, apa yang diberikan oleh pemerintah betul-betul untuk salah satunya adalah untuk pembinaan dan kesejahteraan,” katanya.
Lalu, kata Nuryadi, KONI Kota Bandung juga tengah menjajaki kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Sehingga ketika SMA berakhir, para atletnya ini bisa terus meningkatkan pendidikannya.
“Alhamdulillah, beberapa perguruan tinggi yang sudah 100 persen beasiswa, salah satunya adalah Taruna Bakti. Dan sekarang sedang penjajakan dua perguruan tinggi, Widyatama dan Unjani, karena kedua perguruan tinggi itu menginginkan atlet-atlet yang berprestasi pada level nasional, bahkan internasional, ingin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan perguruan tingginya. Itu upaya kami,” tambahnya.
Nuryadi berharap upaya ini membuat ekosistem pembinaan bisa berjalan mulus. Apalagi mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Bandung
“Untuk itulah atlet yang berprestasi tadi di level junior melalui Popda, Popnas, Pepaperda, dan Peparnas diberikan kadeudeuh tadi malam,” jelas Nuryadi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Bandung, Usep Supriatna memastikan kedeudeuh yang dikeluarkan untuk atlet dan pelatih berprestasi ini cukup besar.
“Terkait dengan prestasi, Pemerintah Kota Bandung selalu berkomitmen terhadap prestasi atlet, baik di nasional maupun internasional, Pemerintah berkomitmen terhadap kadeudeuh tersebut. Nominalnya, seperti tahun lalu tidak ada perubahan,” kata Usep.
Bidang Infrastruktur Sarana Olahraga (Bidfrasor), Iwan Kasmara Suharna menambahkan saat ini Pemerintah Kota Bandung tengah berupaya untuk menambah sarana dan prasarana bagi setiap cabang olahraga.
“Kedepan saya berharap, jangan sampai satu sarana satu cabor. Salah satu rencananya membuat lapangan baru bola sintetis di Tegalega. Lalu di Pajajaran akan menjadi sporturism dan Lodaya dibuat gedung multifungsi dibangun keatas. Jadi kita harus memanfaatkan lahan yang ada,” kata Iwan.
Editor : Doni Ramdhani

