Dendam Terbalas! Minions Cetak Sejarah Hattrick Juara Indonesia Open, Begini Strategi Taklukkan Jagoan Jepang
Minions membungkam pasangan Jepang Takuro Hokoi/Yugo Kobayashi untuk mencetak sejarah hattrick juara Indonesia Open.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atau Minions mencetak hattrick juara Indonesia Open usai mengalahkan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi
Minions menaklukkan Hoki/Kobayashi dalam final Indonesia Open 2021 di Nusa Dua Bali Minggu 28 November 2021 sore WIB.
Dengan mudah, Minions menaklukkan Hoki/Kobayashi dua set langsung 21-14, 21-18 dalam duel final Indonesia Open 2021 itu.
Baca Juga: Viktor Axelsen Beberkan Kondisi Fisiknya Jelang Hadapi Jonatan Christie di Indonesia Open
Ini jadi kebanggaan besar buat Minions. Wajar, mereka mencetak sejarah dengan merajai ajang Indonesia Open tiga kali beruntun alias hattrick.
Tak hanya itu, kemenangan atas Hoki/Kobayashi jadi ajang balas dendam Minions setelah sebelumnya takluk atas pasangan Jepang itu di final Indonesia Masters 2021, pekan lalu.
"Sangat bersyukur bisa melewati hari ini dengan baik dan berjalan lancar. Pastinya senang bisa hat-trick, tapi kami tidak berpikir ke sana, yang penting berusaha sebaik mungkin dan mendapat hasil maksimal di tiap pertandingan," kata Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Baca Juga: Perempatfinal Indonesia Open 2021: Jonathan Christie Waspadai Dendam Anders Antonsen
Permainan Minions yang merupakan peringkat satu dunia ganda putra, ini jauh berbeda jika dibandingkan performa mereka di final Indonesia Masters 2021.
Minions bermain lebih enerjik dan gesit, serta berani melakukan serangan sejak awal pertandingan hingga selesai di menit ke-38.
Strategi yang lebih agresif ini membuat Hoki/Kobayashi tertekan dan hanya bisa mencetak poin melalui serangan balik.
Berbeda dengan pekan lalu, Minions tak bisa banyak bergerak karena kelelahan sehingga menjadi bulan-bulanan ganda putra peringkat ketujuh asal Jepang itu.
Baca Juga: Persib Bungkam Arema dan Rebut Puncak Klasemen BRI Liga 1? Cek Link Live Streaming di Sini
"Hari ini kurang lebih mereka mainnya sama seperti minggu lalu, tapi kami sudah belajar banyak dan antisipasi dari pertemuan kemarin," tutur Kevin.
Belajar dari kesalahan menjadi kunci kemenangan Minions mengatasi Hoki/Kobayashi.
Tak mau mengulangi kesalahan, membuat keduanya menyiapkan strategi terbaik untuk mengamankan kemenangan ketiganya di turnamen tingkat Super 1000 ini.
"Permainan mereka kurang lebih sama. Sama-sama kuat dan tidak gampang mati, serta punya serangan yang bagus. Tapi mungkin di sini kami lebih siap dari start awalnya ya. Dari kesalahan kemarin kami evaluasi dan perbaiki cara mainnya kira-kira seperti apa," Marcus Fernaldi Gideon menjelaskan.
Baca Juga: Buruan Cek di Sini, Link Live Streaming Duel Seru Barito Putera vs Madura United Sebentar Lagi
Pada turnamen ini, Indonesia juga meraih gelar runner-up melalui ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang juga menghadapi pebulu tangkis Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida.***
Editor : inilahkoran


