Destinasi Wisata Bandung Selatan Dibanjiri Pelancong
Erupsi Gunung Tangkubanparahu di Lembang wilayah Utara Kabupaten Bandung Barat, berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan objek wisata di Bandung Selatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Erupsi Gunung Tangkubanparahu di Lembang wilayah Utara Kabupaten Bandung Barat, berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan objek wisata di Bandung Selatan.
Hal tersebut diakui Public Relations Glamping Lakeside Situ Patengang Marcelinus. Menurutnya, ada kenaikan sekitar 10% jumlah kunjungan saat akhir pekan ini.
Biasanya, setiap akhir pekan normal tempat itu dikunjungi sekitar 5.000an orang. Kini, jumlahnya naik sekitar 5.500 orang. Hal ini memang berdampak positif terhadap berbagai objek wisata di wilayah Bandung Selatan.
"Ada pengaruh terhadap kunjungan wisatawan, tapi tidak terlalu besar sekitar 10% peningkatan. Nah kalau calon wisatawan yang hendak menginap ada juga yang menjadwal ulang rencana kunjungannya. Tapi setelah kami berikan penjelasan kalau jarak antara utara dan selatan itu jauh sekitar 67 km, akhirnya mereka mengerti dan tidak khawatir lagi," kata Marcel, Minggu (28/7/2019).
Dikatakan Marcel, setelah kejadian erupsi Gunung Tangkubanparahu terjadi diakui berpengpengaruh pada rencana kunjungan wisatawan yang tidak mengetahui jika jarak antara Bandung Utara dan Bandung Selatan. Sehingga pihaknya langsung memberikan pemahaman dan edukasi pada calon wisatawan ke Bandung Selatan. Edukasi dilakukan melalui berbagai media sosial dan juga langsung dihubungi secara personal kepada calon wisatawan yang sebelumnya telah reservasi.
Serupa dengan itu, Manager Pemasaran Kawah Putih Dedi Heryana menuturkan pada libur akhir pekan ini jumlah pengunjung naik 40-50%. Kini, jumlah pengunjung mencapai 3.000 orang. Kenaikan tersebut diakuinya karena terjadi pengalihan pengunjung yang semula hendak ke utara menjadi ke kawasan selatan.
"Beberapa pengunjung juga ngobrol sama saya, mereka bilang rencana awalnya hendak ke Tangkubanparahu dan berbagai objek wisata di kawasan Utara Bandung. Tapi mereka beralih kesini karena ada kekhawatiran," kata Dedi.
Selain pengunjung, lanjut Dedi, beberapa biro perjalanan wisata yang hendak berkunjung ke Kawah Putih bertanya soal keamanan kawasan tersebut. Padahal, selain jarak yang jauh, objek wisata Kawah Putih yang berada di puncak Gunung Patuha itu statusnya tipe C atau dinyatakan aman karena gunung merapi yang sudah tidak aktif.
"Kami jelaskan kalau Kawah Putih itu aman untuk dikunjungi. Karena memang sudah tidak aktif, sehingga kawasan Bandung Selatan tetap aman untuk dikunjungi. Hal ini juga yang terus kami sampaikan kepada masyarakat melalui berbagai media sosial dan juga kepada para pengunjung," katanya. (Dani R Nugraha)
Editor : Doni Ramdhani

