Di Balik Kemudi, Ada Kepedulian Brimob untuk Mimpi Anak Negeri

Bus sekolah milik Sat Brimob Polda Jabar jadi harapan anak-anak sekolah di Cineam Kabupaten Sekolah untuk mengejar mimpi dan jadi sarana gratis menuju sekolah

Di Balik Kemudi, Ada Kepedulian Brimob untuk Mimpi Anak Negeri
Anggota Sat Brimob Polda Jabar saat menjemput anak-anak sekolah di Cineam Tasikmalaya

INILAHKORAN.ID - Masih pagi buta ketika kabut tipis menutupi jalanan di Kecamatan Cineam, tasikmalaya. Embun menggantung pada ujung dedaunan. Satu per satu, anak-anak berseragam sekolah berdatangan. 

Ada yang berlari kecil, ada pula yang menggandeng adiknya. Mereka menunggu sesuatu yang kini menjadi bagian dari rutinitas penuh harap: bus sekolah Gratis milik Sat Brimob Polda Jabar.

Dari kejauhan, suara mesin mendengung pelan. Bus besar berwarna biru itu berhenti dengan mulus. Pintu terbuka. Senyum seorang personel Brimob menyambut, “Ayo, semangat sekolahnya, ya!”

Wajah-wajah muda itu naik dengan langkah yang ringan. Di dalam, cerita baru hari ini akan dimulai.

Beberapa dari mereka datang dari pelosok desa, di mana angkutan umum tak selalu mampir. Ada yang biasanya berjalan kaki berkilo-kilo meter atau menunggu tumpangan kendaraan bak terbuka. Kini, perjalanan ke sekolah tak lagi terasa berat.

“Aku jadi nggak telat lagi,” bisik seorang siswi kelas dua SMP sambil memeluk tasnya erat. Matanya berbinar, seolah dunia baru saja membuka pintu kesempatan yang lebih luas.

Selain pelajar, para guru pun ikut merasakan manfaatnya. 

"Transportasi kadang jadi kendala kami. Dengan bus ini, energi kami sampai sekolah masih utuh untuk mengajar,” ujar seorang guru yang mengajar di Cineam.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa program ini merupakan upaya untuk hadir lebih dekat dalam kehidupan masyarakat.

“Brimob bukan hanya berdiri di garda depan saat situasi genting. Kami juga ingin tumbuh bersama masyarakat, memastikan anak-anak bisa belajar dengan aman dan penuh semangat," ungkap Hendra, Selasa (9/12/2025).

Setiap sudut bus menyimpan cerita kepedulian. Ada kursi yang menjadi tempat seorang bocah memimpikan cita-cita menjadi dokter. Ada jendela yang merekam pemandangan perbukitan tasikmalaya sambil membawa guru-guru menuju ruang kelas tempat mereka membentuk masa depan.

Para personel Brimob yang bertugas mengaku, pengalaman ini memberi pelajaran berbeda.

"Rasanya menyenangkan melihat mereka tersenyum setiap hari. Kami jadi merasa bagian dari perjalanan mereka," katanya.

Mungkin bagi sebagian orang, sebuah bus hanyalah kendaraan. Namun bagi anak-anak ini, bus tersebut adalah jembatan menuju masa depan—tempat benih-benih harapan ditumbuhkan setiap pagi.

Di atas roda yang terus berputar, Brimob Polda Jabar membuktikan pengabdian tidak selalu soal aksi heroik. Terkadang, ia hadir lewat perjalanan sederhana, namun bisa mengubah langkah generasi penerus bangsa.


Editor : Ahmad Sayuti