Dievakuasi Menggunakan Helikopter, Ibu Hamil Namai Anaknya Yudha Aurian Sanjaya
Anggota Korem 061/Surya Kencana sudah 3 kali mengevakuasi ibu hamil dari tempat pengungsiannya yang berada di beberapa desa terisolir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Sukajaya - Anggota Korem 061/Surya Kencana sudah 3 kali mengevakuasi ibu hamil dari tempat pengungsiannya yang berada di beberapa desa terisolir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Tiga ibu hamil ini, selain ada yang dievakuasi melalui jalur darat dengan mobil ambulance, ada juga yang dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter milik Lanud Atang Sandjaja.
"Sejauh ini sudah tiga ibu hamil yang kami evakuasi dari Desa Cileuksa dan sekitarya, satu orang dibawa ke rumah sakit terdekat dengan mobil ambulance dan dua orajg lainnya dibawa ke RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja dengan menggunakan helikopter," ujar Serka Arief Yunianto Babinsa koramil 2114/Ciampea kepada wartawan, Rabu (8/1).
Ia menerangkan untuk menuju posko terpadu tanggap bencana terdekat di Desa Pasir Madang anggota TNI dibantu rakyat pin harus membopong sang ibu hamil dengan menggunakan kain sarung yang disangkutkan di sepotong bambu.
"Warga setempat memang kerap membawa ibu hamil atau orang sakit dengan menggunakan kain sarung yang dusangkutkan kepada sepotong bambu, untuk menuju posko terpadu tanggap bencaa di Desa Babakan Madang kami harus berjalan kaki naik turun bujit hingga delapan jam lamanya," terangnya.
Terpisah, di RS Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja, Rabu (8/1) pagi, korban bencana alam banjir banjir dan longsor di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya atas nama Heni (usia 24 tahun) melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki setelah sebelumnya dibawa dengan helikopter Super Puma H-3211 milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sandjaja yang dipiloti Letkol Pnb Mulyono dan Co Pilot Letda Pnb Adiawan.
Oleh Danlanud Ats, Marsma TNI Eding Sungkana dan persetujuan sang ibu dan ayah, bayi berjenis kelamin laki - laki tersebut itu diberi nama Yuda Aurian Sanjaya.
Heni melahirkan bayi sehatnya dengan proses persalinan normal, bayi tersebut berbobot 2,8 kilogram dan panjang tubuhnya 50 centi meter.
Proses persalinan Heni ditangani bidan Desi dan Herlina. Serta dibantu perawat Arny di ruang bersalin RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sandjaja
Kepala RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sandjaja, Mayor Kes dr. Ary Eko Arjunanto, Sp.PD FINASIM mengatakan proses persalinan berjalan normal dengan kondisi pasien dalam keadaan sehat.
"Sudah sembilan bulan lewat. Saat dibawa ke ruang Vk (bersalin) ternyata sudah masuk pembukaan empat hingga tak lama kemudiab lahirlah dang bayi laki - laki," kata Kepala RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sandjaja Mayor Kes dr. Ary Eko Arjunanto, Sp.PD FINASIM
Suami Heni, Irwan menuturkan, saat sang istri mulai merasakan mulas, sempat bingung harus dibawa kemana. Sebab, mereka tinggal di rumah dan jarak menuju tempat pengungsian cukup jauh.
"Bisa sampai tujuh jam menuju tempat posko terpadu tanggap bencana di Desa Pasir Madang karena lokasi rumah kami terisolir, alhamdulillah dengan bantuan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara dan masyarakat istri saya bisa dibawa menggunakan helikopter ke rumah sakit milik Lanud Atang Sandjaja ini," ucap Irwan.
Sementara Heni mengucapkan terima kasih kepada Danlanud Ats, Danrem 061/ Surya Kencana dan berharap semoga anaknya kelak menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, dapat berguna bagi bangsa dan negara serta agama. (Reza Zurifwan)
Editor : Bsafaat

