Di Tengah Kontroversi Boikot di Pasar Tiongkok, Merek-merek Mewah Mulai Tinggalkan Jun Ji Hyun

Usai masuk daftar boikot besar besaran di pasar Tiongkok, kini merek-merek mewah mulai meninggalkan Jun Ji Hyun.

Di Tengah Kontroversi Boikot di Pasar Tiongkok, Merek-merek Mewah Mulai Tinggalkan Jun Ji Hyun
Aktris Jun Ji Hyun.

INILAHKORAN, Bandung - Jung Ji Hyun saat ini harus menghadapi kecaman dan Boikot besar-besaran di Tiongkok.

Aktris Jun Ji Hyun saat ini menghadapi turbulensi karier di Tiongkok setelah satu kalimat dari drama OTT globalnya, 'Tempest', memicu kontroversi.

Masalah ini kini meluas ke dukungan Merek Mewah Jun Ji Hyun usai dia masuk daftar Boikot di pasar Tiongkok.

Tekanan opini publik di Tiongkok telah dengan cepat bergeser ke ranah bisnis. Merek-Merek global yang diwakili oleh Jun Ji Hyun menjauhkan diri untuk menghindari dampak negatif.

Louis Vuitton, La Mer, dan Piaget telah menghapus iklan dan materi promosi yang berkaitan dengan Jun Ji Hyun.

Kecaman bermula dari episode ke-4 'Tempest', di mana karakter Jun Ji Hyun berkata: "Mengapa Tiongkok lebih suka perang? Lalu bom nuklir jatuh di wilayah perbatasan." 

Kalimat tersebut beredar luas di dunia maya, memicu kemarahan di kalangan netizen Tiongkok.

Kritik juga meningkat atas adegan-adegan yang menggambarkan "Dalian", yang kabarnya difilmkan di daerah kumuh tua Hong Kong dan diedit dengan filter gelap untuk menciptakan kesan negatif.

Penonton juga menyoroti adegan "karpet bintang lima yang diinjak" dan "penjahat yang berbicara dalam bahasa Mandarin", dengan klaim bahwa drama tersebut sengaja meremehkan Tiongkok.

Kontroversi ini menunjukkan bahwa kemitraan Jun Ji Hyun dengan Merek-Merek global di Tiongkok sedang diputus di bawah tekanan publik yang semakin meningkat.

Kasus ini menyoroti bagaimana dinamika politik dan sosial AS-Tiongkok yang tegang dapat merembet ke dalam proyek-proyek bintang Korea yang bekerja dengan platform OTT global.***


Editor : Irma Nurfajri