Diduga karena Korsleting Listrik, Sebuah Ruko di Cipatik Terbakar

Sebuah ruko yang diketahui milik pedagang sandal Muhamad Dahlan (35) di Desa Cipatik,  Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terbakar pada Senin 19 Januari 2026 pagi

Diduga karena Korsleting Listrik, Sebuah Ruko di Cipatik Terbakar
Kapolsek Cililin AKP D.M.S. Andriani Sapin saat meninjau lokasi Ruko sandal yang terbakar, di Cipatik, Cihampelas, KBB, Senin 19 Januari 2026. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID – Sebuah ruko yang diketahui milik pedagang sandal Muhamad Dahlan (35) di Desa Cipatik,  Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terbakar pada Senin 19 Januari 2026 pagi.

Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman ini membuat sebagian bangunan serta stok barang di gudang lenyap dalam sekejap, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp200 juta.

kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik di lantai dua yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan sandal. Kabar pertama datang ketika saksi melihat asap tebal keluar dari bagian atas bangunan.

"Saat itu saya sedang bersiap beraktivitas pagi, tiba-tiba melihat asap keluar dari lantai dua ruko Kak Dahlan," kata salah seorang saksi yang juga paman korban Aroy.

Aroy menuturkan, dirinya bersama warga lain segera membangunkan keluarga pemilik dan menghubungi pihak berwenang.

"Enggak lama kemudian, api mulai membesar dan melahap sebagian struktur bangunan," tuturnya.

Meski begitu, warga sekitar bergerak cepat untuk mengamankan anggota keluarga korban serta membantu mengamankan area sekitar agar tidak ada orang yang terluka.

Tim Pemadam kebakaran Kabupaten Bandung Barat (Damkar KBB) yang didatangkan bersama personel Polsek Cililin berhasil menekan api sekitar pukul 07.50 WIB setelah hampir dua jam berjuang memadamkan nyala api yang terus menyebar.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami langsung melakukan pengamanan lokasi, mengambil keterangan saksi, dan membuat laporan resmi setelah kejadian," jelas AKP D.M.S. Andriani Sapin, Kapolsek Cililin, yang dikutip dari keterangan Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra.

Pasca kejadian, pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta menggunakan peralatan sesuai standar.

"Kami mengingatkan agar tidak menyepelekan masalah instalasi listrik. Periksa secara berkala, jangan sampai menumpuk beban listrik yang berlebihan, terutama di tempat yang menyimpan barang yang mudah terbakar," ujarnya.

Andriani berharap kejadian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan lingkungan, terutama di kawasan yang menggabungkan fungsi tempat tinggal dan usaha.

Sementara itu, Ketua RW 08 Desa Cipatik, Jajang mengungkapkan, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh warga tentang pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik di tempat tinggal dan usaha.

"Kita semua ikut prihatin dengan apa yang terjadi pada Pak Dahlan. Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada," ucapnya.***


Editor : Ahmad Sayuti