Diduga Kelebihan Beban, Truk Berisi Kedelai Tak Kuat Menanjak hingga Tewaskan Sopir Truk Muatan Paku di Tol Dalam Kota
Diduga kelebihan beban, truk yang bermuatan kedelai tak kuat menanjak hingga mundur dan menabrak mobil truk lain yang ada di belakangnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Diduga kelebihan beban, truk yang bermuatan kedelai tak kuat menanjak hingga mundur dan menabrak mobil truk lain yang ada di belakangnya.
Peristiwa truk kedelai yang tak kuat menanjak ini terjadi di Tol Dalam Kota arah Cawang pada Kamis 26 September 2024 sekira pukul 01.00 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk muatan paku yang berada di belakang truk kedelai meninggal dunia karena terhimpit.
Kepala Induk Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Didik Sapto Raharjo mengatakan kecelakaan diduga karena salah satu truk tidak kuat menanjak dan kelebihan muatan.
"kelebihan muatan, remnya (blong) enggak berfungsi dengan baik," ujar Didik Sapto Raharjo.
Menurut Didik, truk bernomor polisi B 9975 SYL yang mengangkut kacang kedelai saat melintas di KM 5.600B mengalami kesulitan menanjak. truk akhirnya mundur dan menabrak truk bermuatan paku gypsun B 9678 QR.
Akibat ditabrak truk di depannya, sopir truk muatan paku berinisial ZA (36) tewas terjepit kabin. Korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
"truk (bermuatan paku gypsun) mengalami ringsek di bagian depan. Setelah kecelakaan, sopir truk muatan kedelai langsung kabur dan tengah dalam pengejaran kepolisian," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju di Tol Dalam Kota. Tepat di Km 5+600, truk nomor polisi B-9975-SYL gagal menanjak dan menghantam truk B-9678-QR.
"Setiba di Km 5+600B (layang E3) kendaraan tidak kuat menanjak. Selanjutnya kendaraan mundur dan menabrak kendaraan di belakang, B-9678-QR," ungkap Latif Usman.
Editor : Firda Rachmawati

