Diduga Tampilkan Adegan LGBT, Film âLightyear" Dilarang di 14 Negara
Uni Emirat Arab melarang film animasi "Lightyear" sejak Senin, 13 Juni 2022, karena melanggar standar media negara tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung – Diduga tampilkan adegan LGBT yakni ciuman sesame jenis, film "Lightyear" garapan Disney-Pixar telah dilarang di 14 negara.
Dijadwalkan rilis pada Kamis, 16 Juni 2022, Uni Emirat Arab melarang film animasi "Lightyear" sejak Senin, 13 Juni 2022, karena melanggar standar media negara tersebut.
Dikutip dari Antara, Selasa, 14 Juni 2022, Disney dilaporkan tidak dapat "mengamankan" perilisan "Lightyear" di 14 negara.
Baca Juga: Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB Kedua Kali Setelah 33 Tahun
Di antara negara-negara tersebut adalah negara Timur Tengah dan Asia, termasuk Arab Saudi, Lebanon, Kuwait, Mesir, Indonesia, dan Malaysia.
Film ini kemungkinan juga tidak akan dirilis di China, menurut laporan South China Morning Post.
Seorang produser "Lightyear" dilaporkan mengatakan bahwa dia menganggap film itu tidak akan diputar di China setelah Disney menolak untuk membuat pemotongan yang diminta pihak berwenang.
Baca Juga: Jumlah Balita Stunting di Garut Bertambah jadi 18.958 Anak
Film tersebut dilaporkan menyertakan ciuman singkat antara Hawthorne, karakter wanita yang disuarakan oleh aktris Uzo Aduba, dengan wanita yang menjalin hubungan dengannya.
Pada pemutaran perdana film tersebut di London pada hari Senin, Produser Galyn Susman mengatakan bahwa Disney tidak akan memotong apapun dari film.
"Terutama sesuatu yang penting seperti hubungan cinta dan inspirasional yang menunjukkan Buzz apa yang dia lewatkan dengan pilihan yang dia buat," ucap Galyn Susman.
Baca Juga: Spoiler Link Eat Love Kill Episode 4: Ketahui Aksi Pembunuhan, Eun Gye Hoon Turut Dihantui Ketakutan
"Lightyear" diharapkan menjadi daya tarik utama bagi Disney, dengan analis memperkirakan film itu bisa menghasilkan pendapatan kotor lebih dari 82 juta pound di akhir pekan pertama.
Pada awal tahun ini, rilisan Disney/Marvel "Doctor Strange in the Multiverse of Madness" ditolak rilis di Arab Saudi dan negara lain karena konten LGBT.***
Editor : inilahkoran

