Diduga Tidak Pakai Cakar Ayam, Gapura Alun-Alun Taman Pataraksa Ambruk
Alun-alun Taman Pataraksa Kabupaten Cirebon pasca diresmikan banyak menuai masalah dan kini gapura di kawasan tersebut ambruk
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - gapura Alun-alun Taman Pataraksa Kabupaten Cirebon tiba-tiba ambruk, pada Selasa 2 Januari 2023 malam atau sekitar pukul 20.30 WIB.
Untungnya tidak ada korban jiwa saat gapura Alun-alun Taman Pataraksa yang berlokasi di depan Gedung Pemkab Cirebon tersebut ambruk.
Pasalnya, saat gapura Alun-alun Taman Pataraksa ambruk situasi hujan dan tidak ada satupun pengunjung yang bersantai dilokasi alun-alun tersebut.
Kadis Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan membenarkan kejadian tersebut. Namun sampai saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan, terkait apa penyebab ambruknya gapura yang baru selesai akhir tahun kemarin itu.
"Sampai saat ini, kami masih terus berkoordinasi dengan konsultan pengawas, terkait apa penyebab utama ambruknya gapura ini," kata Iwan, Rabu, 3 Januari 2024, pagi.
Iwan menjelaskan, sebelum kejadian ambruknya gapura, selasa pagi kemarin pihaknya sudah berkirim surat kepada pihak konsultan. Intinya, beberapa kerusakan dilokasi alun-alun termasuk retaknya beberapa bagian gapura, segera diperbaiki. Namun, malamnya gapura sudah ambruk.
"Hari ini saya akan memanggil konsultan dan rekanan yang mengerjakan proyek ini. Kita lihat speknya apakah pekerjaannya sesuai RAB atau tidak. Siang inilah akan kami panggil," jelasnya.
Namun, pekerjaan tersebut lanjutnya dalam masa pemeliharaan. Artinya, mau tidak mau rekanan harus memperbaiki kerusakan tersebut, sampai batas waktu di bulan April tahun ini. Malahan akunya, gapura sebelahnya juga diminta untuk dibongkar dan dibangun ulang lagi.
"Ini masih tanggung jawab rekanan. Kami akan meminta pertanggung jawaban mereka untuk membangun ulang gapura. Yang sebelahnya juga harus dibongkar," ucap Iwan.
Sementara itu, beberapa konsultan pengawas dan perencanaan di Kabupaten Cirebon semuanya sepakat, pembangunan gapura apapun harus menggunakan cakar ayam atau pur plat. Cakar ayam tersebut nantinya dipasang besi kolom sampai ke puncak gapura.
Namun melihat kondisi robohnya gapura tersebut, mereka menduga saat pekerjaan tidak dipasang cakar ayam. Kalau memang dipasang, pasti terlihat besi-besi kolom yang tertancap diantara reruntuhan material yang roboh. Kenyataannya, dilokasi reruntuhan, tidak ada satupun besi kolom yang dipasang.
"Ya kemungkinan tidak dipakai cakar ayam. Buktinya tidak ada besi kolom sama sekali yang terpasang sampai ke atas gapura," kata beberapa konsultan yang keberatan nama mereka disebutkan. disebutkan namanya.
Seperti diketahui, alun alun taman pataraksa proyeknya merupakan bantuan dari Pemprov Jabar, senilai kurang lebih Rp. 15 milyar. Pembangunan tahap satu selesai dan menghabiskan anggaran sekitar Rp. 11 milyar. Pada tahap dua inilah yang nilainya sekitar Rp. 4 milyar, merupan finishing termas didalammya pembangunan gapura, yang saat ini ambruk. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti


