Dihantam Truk Tronton, Seorang Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Purwakarta KBB

Nasib nahas menimpa seorang pengendara berinisial AM (28) warga Desa Ciptagumati, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tewas usai dihantam truk tronton.

Dihantam Truk Tronton, Seorang Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Purwakarta KBB
Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Purwakarta, Kampung Cikubang, Desa Nyalindung Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung barat (KBB) pada Minggu 16 Maret 2025 malam. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Ngamprah - Nasib nahas menimpa seorang pengendara berinisial AM (28) warga Desa Ciptagumati, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tewas usai dihantam truk tronton.

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Purwakarta, Kampung Cikubang, Desa Nyalindung Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung barat (KBB) pada Minggu 16 Maret 2025 malam.

"Kejadian kemarin jam 10 malam, meninggal 1 orang warga Desa Ciptagumati,  Cipatat," kata Kasatlantas Polres Cimahi AKP Adhi Prasidya Danashiswara, Senin 17 Maret 2025.

Kecelakaan itu bermula saat kendaraan truk tronton B 9566 TEU yang bermuatan minuman kemasan melaju dari arah Purwakarta ke arah Bandung. 

Kemudian, saat di lokasi truk tersebut masuk ke jalur berlawan hingga menabrak truk boks dan seorang pengendara motor.

"Laka tadi malam itu tronton dari arah Purwakarta menuju arah Bandung kemudian masuk ke lajur kanan," jelasnya. 

"Dari arah berlawanan ada sepeda motor dan truk, kemudian terjadi kecelakaan di titik tersebut," sambungnya.

Adhi menyebut, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. 

Apalagi, sambung dia, kontur di lokasi kejadian merupakan jalan menurun dan terdapat sebuah tikungan.

"Sampai saat ini masih dalam penyelidikan, apakah mobil tronton tersebut mengambil jalur kanan karena ngantuk atau rem blong kita masih penyelidikan. Kita akan koordinasi dengan Dishub untuk melakukan pengecekan kendaraan," ujarnya.

Kendati demikian, Adhi memastikan tidak ada aksi penjarahan yang dilakukan oleh warga dari minuman kemasan yang berserakan di jalan setelah kecelakaan.

"Yang berserakan sudah kami cek tidak ada penjarahan. Kita sudah bersihkan, 30 menit sudah bersih," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani