Diinvestigasi, Komite Pemilihan Asprov Jabar Siap Hadapi PSSI Pusat
KP Asporv PSSI Jabar siap memenuhi keinginan PSSI pusat terkait proses pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI jabar 2021-2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komite Pemilihan (KP) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat menyatakan kesiapannya memenuhi keinginan PSSI pusat mengenai proses pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Jabar periode 2021-2025.
Pasalnya, PSSI pusat melayangkan surat agar proses pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat periode 2021-2025 harus dihentikan sementara seiring laporan dari beberapa voters seperti Depok dan Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menduga bahwa KP Asprov PSSI Jabar tidak melakukan verifikasi data secara faktual ke lapangan perihal persyaratan pencalonan.
Ketua KP Asprov PSSI Jabar, Budhi Agung mengatakan selama ini pihaknya sudah melakukan tahapan pemilihan sesuai dengan surat keputusan (SK) yang telah dikeluarkan KP. Bahkan sudah menggelar rapat finalisasi dan mengeluarkan keputusan penetapan calon yang lolos dan tidaknya.
Baca Juga: VIDEO Mobil Ronald Koeman Dipukul dan Dilempari Fans Barcelona Usai Kalah Lawan Madrid di El Clasico
"Dengan adanya surat dari PSSI, pada prinsipnya kita dari KP siap untuk memenuhi apa-apa yang akan diminta PSSI. Insya Allah mungkin di minggu ini akan ada tim investigasi dari PSSI yang turun, kita akan sampaikan data dan faktanya apa adanya," ujar Budhi Agung di Gedung Asprov PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Kota Bandung.
Sejauh ini, Budhi Agung mengaku tidak mengetahui keinginan dari PSSI pusat hingga harus melayangkan surat untuk memberhentikan proses pemilihan Ketum Asprov PSSI Jabar periode 2021-2025. Namun, pihaknya akan mempersiapkan seluruh data yang dimiliki agar proses pemilihan bisa kembali berjalan.
"Tahapannya 27 November untuk KLB. Jadi kita juga memiliki waktu yang cukup untuk itu. Mudah-mudahan saja, artinya apa-apa yang selama ini kita lakukan sudah sesuai dengan harapan daripada kode pemilihan dan statuta di Jabar. Tapi itu semua akan berpulang kepada hasil investigasi PSSI," katanya.
Baca Juga: Unggah Foto Lawas di Instagram, Rian D'Masiv Bagikan Perjuangan Band-nya 17 Tahun Lalu
Budhi juga mengaku sudah melakukan verifikasi kepada setiap calon mengenai segala kekurangannya agar bisa terlibat dalam bursa pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Jabar periode 2021-2025. Sementara jika tidak dilengkapi, maka keputusan diserahkan kembali kepada masing-masing calon.
"Tapi tetap, kita masih nunggu arahan dari PSSI karena memang istilahnya sesudah ini ada lagi tahapannya. Tapi karena ada surat dari PSSI itu kita hormati. Sebetulnya dari ke Kesekjenan sudah berkirim surat balasan juga untuk hal itu. Jadi intinya menunggu arahan dari PSSI untuk kelanjutan arahan dari PSSI ini," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, sudah masuk data sebanyak 6 calon yang akan memanaskan bursa Ketua Umum Asprov PSSI Jabar. Sementara untuk Wakil Ketua sebanyak 7 dan Eksekutif Komite (Exco) sebanyak 32 orang.
"Memang ini jumlah yang cukup fantastis untuk di Indonesia ini, tapi secara positifnya banyak orang-orang yang ingin mengembangkan sepak bola di Jabar sehingga minatnya, animonya begitu tinggi khususnya di Exco yang mencapai 32," katanya.
Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Radang Sendi
Budhi menambahkan KP bisa diibaratkan sebagai tukang masak. Sementara bumbunya didapat dari Kongres yang di tetapkan para voters.
"Jadi, kita memang sudah ada didalam kode pemilihan dan statuta itu, tahapan-tahapan itu berapa hari, berapa hari dan sebagainya itu ada. Jadi mau jumlahnya 100 pun, waktu kita sekian dan dengan waktu yang ada kita sudah melakukan langkah-langkah secara maksimal. Jadi jangan oh 32 kenapa cepet banget, cuma 3 hari. Ya memang begitu, tapi Insya Allah kita semua sudah melalui tahapan sesuai dengan yang diamanahkan di Kongres kemarin. Bukan masalah cepat kita tidak jadi maksimal, tidak. Kita Insya Allah dengan deadline yang sudah ditetapkan, kita sudah maksimal," pungkasnya.***(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


